Hardiknas 2026 di Boven Digoel: Komitmen Cetak SDM Percepat,Pemerataan Pendidikan

  • 03 Mei 2026 11:15 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman kantor dinas setempat, Tanah Merah, Sabtu (2/5/2026). Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Boven Digoel, Roni Omba, sebagai pembina upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Marlinus, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para tenaga pendidik, pelajar, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam amanat tertulis Menteri Pendidikan RI yang dibacakan Bupati, ditegaskan bahwa pemerintah pusat terus mengakselerasi pembangunan sektor pendidikan melalui Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta Digitalisasi Pembelajaran. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis nasional dalam meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran didorong melalui pemanfaatan teknologi, termasuk penyediaan papan interaktif digital (PID), guna menunjang proses belajar mengajar yang lebih adaptif dan modern.

Secara nasional, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Di sisi lain, digitalisasi pembelajaran melalui distribusi PID telah dimanfaatkan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Capaian ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Tak hanya infrastruktur, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi fokus utama. Pemerintah memberikan perhatian melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik. Melalui program ini, para guru berkesempatan melanjutkan pendidikan dengan dukungan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester, sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional semakin merata, termasuk di wilayah terpencil seperti Boven Digoel. Hardiknas 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk mempercepat pembenahan sektor pendidikan secara konkret dan berkelanjutan.

Dengan langkah yang terarah dan dukungan semua pihak, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter, sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....