Pejabat Baru Sekretaris PMK Diminta Tindaklanjuti 9 Poin Prioritas

  • 10 Apr 2026 15:25 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Pejabat baru Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Boven Digoel, Edison Sukoy, diminta segera menindaklanjuti sembilan poin penting usai serah terima jabatan dari pejabat lama, Yeremias Wagunop.

Serah terima jabatan sekaligus penyerahan aset tersebut berlangsung di kantor Dinas PMK Kabupaten Boven Digoel.

Dalam kesempatan itu, Yeremias Wagunop menyerahkan sejumlah aset, baik bergerak maupun tidak bergerak. Aset bergerak berupa satu unit kendaraan dinas roda empat. Sementara aset tidak bergerak meliputi lahan kantor berukuran 30 x 100 meter dan satu unit gedung kantor yang dilengkapi meja, kursi, mesin pemotong rumput, perangkat jaringan internet, komputer, printer, serta dokumen laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Dokumen LPJ yang diserahkan mencakup 112 kampung sejak tahun 2015 hingga 2025, serta dokumen anggaran tahun 2026.

Selain itu, Yeremias juga menyampaikan kondisi sumber daya manusia di Dinas PMK yang terdiri dari 33 pegawai dan 19 tenaga kontrak.

Ia menegaskan, terdapat sembilan poin yang harus segera ditindaklanjuti oleh pejabat baru, yakni:

Memproses pencairan dana kampung tahun anggaran 2026.

Menyelesaikan permasalahan pajak kendaraan dinas yang bersumber dari dana kampung.

Melakukan pendataan dan inventarisasi aset di 112 kampung, termasuk kantor dan balai kampung, sesuai permintaan pemerintah provinsi dan pusat.

Memproses 26 dokumen kampung persiapan hingga menjadi kampung definitif.

Menindaklanjuti pengangkatan anggota Bamuskam di Distrik Sesnuk yang belum memiliki SK Bupati.

Memproses perpanjangan SK penjabat (PJ) kepala kampung yang masa jabatannya berakhir, termasuk pengisian jabatan akibat kondisi tertentu hingga pelaksanaan pemilihan definitif.

Menyiapkan pelaksanaan pemilihan kepala kampung tahun 2026 di 10 kampung.

Menggelar rapat kerja bersama pendamping Program P3MD terkait persiapan dokumen dan pencairan dana kampung.

Melakukan koordinasi dan rapat kerja dengan pendamping program TEKAT yang mendampingi kampung di Distrik Mindiptanah dan Subur.

Yeremias menambahkan, Dinas PMK memiliki dua mitra kerja utama, yakni P3MD dan TEKAT, yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di 112 kampung. Karena itu, koordinasi dan perencanaan program harus terus diperkuat.

Ia juga berpesan agar pejabat baru memperhatikan tenaga honorer dan memperjuangkan mereka untuk dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) apabila tersedia formasi, termasuk membantu dalam proses pemberkasan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....