Misa Jumat Agung Khidmat, Umat Diajak Hayati Makna Pengorbanan Kristus
- 07 Apr 2026 06:27 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Umat Kristiani di Kabupaten Boven Digoel mengikuti Misa Jumat Agung dengan khidmat dan penuh makna, Jumat (3/4/2026). Perayaan ini menjadi momen untuk mengenang wafat Yesus Kristus di kayu salib sebagai wujud kasih dan keselamatan bagi umat manusia.
Pastor Raimond Esebius Fasak, MSC, dalam khotbahnya menyampaikan bahwa Jumat Agung mengajak umat untuk bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas pengorbanan Yesus Kristus.
| Baca juga: Misa Etnis Warnai Paskah II di Tanah Merah |
“Melalui wafat Yesus di kayu salib, keselamatan Allah dinyatakan secara sempurna. Ini menjadi tanda bahwa Tuhan sungguh baik, karena berkenan datang sendiri untuk menyelamatkan manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Putra-Nya, Yesus Kristus, Allah memilih jalan keselamatan yang berbeda dari cara dunia, yakni melalui jalan salib yang penuh penderitaan dan pengorbanan.
Menurutnya, kehadiran umat di gereja pada Jumat Agung bukan sekadar mengenang peristiwa wafat Kristus, tetapi juga untuk menghayati makna mendalam dari pengorbanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, peringatan Jumat Agung di Kota Tanah Merah berlangsung di sejumlah gereja dengan suasana khidmat. Umat mengikuti rangkaian ibadah yang diisi dengan doa, nyanyian, serta renungan firman Tuhan.
“Jumat Agung mengingatkan kita akan kasih Allah yang tak terbatas dan pengorbanan Yesus bagi keselamatan umat manusia,” kata Pastor Raimond.
Melalui perayaan ini, umat diharapkan mampu menghidupi ajaran Kristus dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata iman dan kasih kepada sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....