Pedagang dan Pemasok di Boven Digoel Naikkan Harga Pangan

  • 10 Mar 2026 05:28 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Sejumlah pedagang dan pemasok kebutuhan pangan di Kabupaten Boven Digoel menaikkan harga beberapa komoditas, khususnya cabai dan telur, mengikuti kenaikan harga dari daerah pemasok.

Hal tersebut terungkap saat Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Koperasi serta Tim Satgas Pangan Kabupaten Boven Digoel melakukan peninjauan harga bahan pangan di sejumlah pedagang dan distributor di Kota Tanah Merah, Distrik Mandobo, Senin (9/3/2026).

Dari hasil peninjauan yang dilakukan selama dua pekan terakhir, diketahui harga cabai mengalami kenaikan cukup signifikan hingga mencapai sekitar Rp130.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga pasokan dari luar daerah.

Salah satu pedagang di Pasar Mumanjakowa, Nurul Hasanah, mengatakan cabai yang didatangkan dari Merauke dan Jayapura sudah mengalami kenaikan harga di tingkat pemasok, yakni berkisar Rp110.000 hingga Rp115.000 per kilogram.

Selain itu, faktor cuaca juga menjadi kendala yang mempengaruhi produksi cabai di daerah pemasok, sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan dan memicu kenaikan harga di pasaran.

“Kalau dari pemasok sudah naik, kami juga terpaksa menyesuaikan harga jual. Kalau tidak dinaikkan, pedagang pasti akan mengalami kerugian,” ujar Nurul Hasanah

Sementara itu, harga telur juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan, yakni menjadi sekitar Rp85.000 per rak.

Meski demikian, sejumlah komoditas pangan lainnya seperti bawang, beras, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya masih terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan harga.

Para pedagang berharap kondisi harga dapat kembali stabil, sehingga tidak memberatkan masyarakat maupun pelaku usaha. Mereka juga menilai harga kebutuhan pangan di Boven Digoel saat ini masih relatif terjangkau dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya di Papua.

“Tentu kami berharap nanti situasi ini kembali stabil,sehingga tidak memberatkan masyarkat.yang pasti kenaikan harga ini berjalan sesuai demgan kondisi yang ada ,”kata Nurul Hasanah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....