Pemkab Boven Digoel Tanggapi Keluhan Pedagang, Pasar Mumajakowa Sepi Pembeli
- 02 Mar 2026 12:34 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID,Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menanggapi keluhan pedagang terkait kondisi Pasar Mumajakowa yang dinilai sepi pembeli. Keluhan tersebut mencuat saat kegiatan pemantauan harga pangan yang dilakukan pemerintah daerah bersama tim siber di Pasar Mumanjakowa serta sejumlah agen penjualan ikan dan ayam, Kamis (26/2/2026).
Bupati Boven Digoel, Rony Omba, yang turun langsung dalam pemantauan tersebut, menyatakan pemerintah memahami kondisi yang dirasakan para pedagang. Menurutnya, salah satu faktor penyebab sepinya pembeli di dalam pasar adalah masih banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan, sehingga arus pembeli tidak terpusat di area pasar resmi.
“Keluhan pedagang menjadi perhatian kami. Aktivitas jual beli harusnya terpusat di dalam pasar agar perputaran ekonomi lebih merata dan tertata,” ujarnya Senin 2 Maret 2026
Pemerintah daerah, lanjut Bupati Rony berkomitmen melakukan penertiban secara bertahap dengan mengarahkan seluruh pedagang untuk berjualan di lokasi yang telah ditetapkan, baik di Pasar Sentral maupun pasar rakyat lainnya. Penataan ini dilakukan agar fungsi pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal.
Namun demikian, Bupati mengakui kondisi Pasar Sentral saat ini masih memerlukan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur maupun penataan lapak. Karena itu, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pasar, termasuk penyediaan fasilitas pendukung yang memadai agar pedagang dan pembeli merasa nyaman.
Penataan pasar, kata dia, bukan sekadar memindahkan pedagang dari pinggir jalan ke dalam pasar, melainkan juga memastikan kebersihan, keamanan, serta ketersediaan fasilitas dasar seperti drainase, tempat sampah, dan penataan zonasi komoditas. Dengan demikian, pasar dapat menjadi ruang ekonomi yang tertib dan menarik bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang yang masih berjualan di luar area pasar. Sosialisasi akan digencarkan agar para pedagang memahami pentingnya penataan demi kepentingan bersama.
Pemkab berharap, dengan penataan yang terencana dan konsisten, aktivitas jual beli di pasar dapat kembali bergeliat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta menjaga stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat.
Ke depan, pemerintah daerah menargetkan pasar-pasar di Boven Digoel tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang tertib, bersih, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....