Antisipasi Kandasnya Kapal, Kali Digoel Perlu Pengerukan
- 30 Jan 2026 09:09 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID Boven Digoel - Kekeringan panjang yang melanda Kabupaten Boven Digoel belakangan ini mulai berdampak pada aktivitas pelayaran di Pelabuhan Tanah Merah. Salah satu dampak yang dirasakan adalah menurunnya debit air di Kali Digoel, yang berpotensi menyebabkan kapal-kapal kandas saat keluar masuk pelabuhan.
Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Boven Digoel, Jhony Rombe, yang setiap hari bertugas memantau kondisi lalu lintas kapal di Pelabuhan Tanah Merah, mengatakan bahwa pengerukan Kali Digoel menjadi kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi risiko tersebut.
Menurut Jhony, usulan pengerukan Kali Digoel sebenarnya sudah pernah disampaikan beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut atau hasil nyata dari usulan tersebut.
“Kalau kondisi ini dibiarkan, ada potensi kapal-kapal tidak berani masuk ke pelabuhan karena khawatir kandas. Ini tentu akan berdampak pada distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat,” Jhony Rombe [Jumat 30 Januari 2026]
Ia menambahkan, pengerukan Kali Digoel diharapkan dapat memperlancar arus keluar masuk kapal, khususnya kapal logistik dan penumpang, sehingga pelayanan pelabuhan tetap berjalan normal meskipun musim kemarau masih berlangsung.
Dinas Perhubungan berharap pihak terkait dapat segera merespons kondisi ini, mengingat Pelabuhan Tanah Merah merupakan salah satu jalur transportasi utama bagi masyarakat Boven Digoel.
“Kami berharap secepatnya kali digoel ini bisa di keruk,sebab takut kapal kapal yang masuk di Pelabuhan bisa kandas,”kata Jhony Rombe
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....