Masyarakat Boven Digoel Diminta Hindari Pembakaran Lahan

  • 27 Jan 2026 11:44 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boven Digoel mengimbau masyarakat serta berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Papua Selatan, khususnya di Boven Digoel, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Boven Digoel, Dominikus Wiwaron, menegaskan bahwa pola lama membuka lahan dengan pembakaran sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan , terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem yang saat ini melanda wilayah tersebut.

“Kami mengimbau dengan tegas kepada masyarakat maupun perusahaan, jika ingin membuka lahan baru jangan lagi menggunakan cara membakar. Pola lama ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kebakaran besar,” ujar Dominikus Wiwaron,Selasa [27 Januari 2026]

Ia menjelaskan, imbauan tersebut sangat beralasan mengingat Boven Digoel saat ini tengah menghadapi musim kemarau panjang yang ditandai dengan kondisi kekeringan ekstrem. Situasi ini membuat vegetasi menjadi sangat mudah terbakar, sehingga api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan.

“Dengan kondisi kekeringan yang panjang seperti sekarang, sedikit saja percikan api bisa memicu kebakaran besar. Dampaknya bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat, kesehatan, serta aktivitas ekonomi,” jelasnya.

BPBD Boven Digoel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, aparat kampung, pemerintah distrik, serta pihak perusahaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Dominikus, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah bencana terjadi. Karena itu, ia berharap kesadaran kolektif dapat dibangun demi melindungi hutan, lahan, dan kehidupan masyarakat Boven Digoel dari ancaman karhutla.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Menjaga alam berarti menjaga masa depan Boven Digoel,” kata Dominikus Wiwaron.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....