Mengenal Bulan Hati Kudus Yesus

  • 15 Jun 2026 21:00 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.Co.ID, Boven Digoel - Bulan Juni dikenal dalam Gereja Katolik sebagai Bulan Hati KudusYesus. Penetapan ini berkaitan dengan adanya Hari Raya Hati Kudus Yesus, yang dirayakan setiap tahun pada hari Jumat setelah perayaan Corpus Christi (Tubuh dan Darah Kristus). Perayaan ini bukan hanya menjadi bagian dari kalender liturgi Gereja, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap kasih Yesus Kristus yang sangat besar kepada seluruh umat manusia.

Dikutip dari Penakatolik.com, sejarah devosi Hati Kudus Yesus bermula pada abad ke-17, tepatnya antara tahun 1673 hingga 1675. Pada masa itu, seorang biarawati dari Ordo Visitasi di Prancis yang bernama Suster Margareta Maria Alacoque menerima penampakan Yesus Kristus di Paray-le-Monial. Dalam penampakan tersebut, Yesus memperlihatkan Hati-Nya yang penuh kasih kepada manusia. Hati itu digambarkan menyala seperti api cinta, namun juga terluka dan dikelilingi mahkota duri sebagai lambang penderitaan akibat dosa manusia.

Dalam penglihatan tersebut, Yesus mengajarkan berbagai bentuk devosi untuk menghormati Hati Kudus-Nya. Beberapa di antaranya adalah Ibadat Jam Suci (Holy Hour) dan Komuni Kudus pada hari Jumat pertama setiap bulan. Devosi ini bertujuan untuk mengingatkan umat beriman akan kasih Allah yang tidak terbatas, sekaligus mengajak manusia untuk bertobat dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan.

Pada tanggal 16 Juni 1675, Yesus secara khusus meminta agar diadakan perayaan untuk menghormati Hati Kudus-Nya. Setelah wafatnya Suster Margareta Maria pada tahun 1690, devosi ini terus berkembang luas di Prancis dan kemudian menyebar ke berbagai negara di Eropa. Banyak umat Katolik mulai menjalankan devosi ini sebagai bentuk penghayatan iman serta ungkapan syukur atas kasih Kristus.

Perkembangan devosi ini akhirnya mendapat pengakuan resmi dari Gereja Katolik. Pada tahun 1765, Paus Clemens XIII memberikan izin perayaan Hati Kudus Yesus di beberapa wilayah Gereja. Selanjutnya pada tahun 1856, Paus Pius IX menetapkan Hari Raya Hati Kudus Yesus sebagai perayaan resmi untuk Gereja universal. Sejak saat itu, bulan Juni semakin erat dikaitkan dengan devosi kepada Hati Kudus Yesus.

Dengan demikian, Bulan Juni tidak hanya menjadi bagian dari kalender liturgi, tetapi juga menjadi waktu khusus bagi umat Katolik untuk merenungkan kasih Tuhan yang begitu besar melalui Hati Kudus Yesus. Devosi ini mengajarkan umat untuk hidup dalam kasih, pertobatan, serta pengabdian kepada Allah dan sesama manusia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....