Mengenal Peran SEKAMI dalam Gereja Katolik

  • 14 Mei 2026 17:33 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner atau SEKAMI merupakan salah satu dari empat serikat misi yang berada di bawah naungan Direktorat Nasional Karya Kepausan Indonesia. Kehadiran SEKAMI memiliki peran penting dalam membina spiritualitas anak-anak sejak dini agar memiliki semangat berbagi, peduli sesama, dan aktif dalam kehidupan menggereja.

Berikut beberapa fungsi utama SEKAMI dalam Gereja Katolik berdasarkan Dokumen Konsili Vatikan II (Ad Gentes dan Lumen Gentium), Surat Apostolik Evangelii Gaudium, serta data Karya Kepausan Indonesia (KKI)

  1. Menanamkan Semangat Misioner Gereja Katolik

    SEKAMI membantu anak-anak menyadari identitas mereka sebagai orang Kristen yang diutus untuk membawa kasih Tuhan kepada sesama. Melalui semboyan 2S 2K yakni Doa, Derma, Kurban, dan Kesaksian, anak-anak dilatih untuk hidup peduli dan tidak bersikap egois. Hal ini sejalan dengan Dekrit Konsili Vatikan II tentang kegiatan misioner Gereja, Ad Gentes Artikel 38, yang menegaskan bahwa seluruh Gereja pada hakikatnya bersifat misioner dan pembinaan tersebut perlu dimulai sejak masa kanak-kanak.

  2. Sebagai Wadah Pembinaan Iman dan Karakter

    SEKAMI menjadi wadah pembinaan iman bagi anak-anak dan remaja melalui kegiatan sekolah minggu, doa bersama, pendalaman Kitab Suci, serta berbagai aktivitas rohani lainnya. Anak-anak diajak mengenal Yesus bukan hanya sebagai tokoh sejarah, tetapi sebagai sahabat yang mengajarkan kasih, kepedulian, dan semangat melayani. Semangat tersebut sejalan dengan Surat Apostolik Paus Fransiskus Evangelii Gaudium yang mengajak seluruh umat, termasuk anak-anak, untuk menjadi “Murid-Misionaris” yang membawa sukacita Injil di lingkungan sekitar.

  3. Menumbuhkan Solidaritas Universal

    Salah satu ciri khas SEKAMI adalah semangat “Anak Membantu Anak” (Children Helping Children). Anak-anak diajak menyisihkan sebagian uang jajan, tenaga, maupun perhatian untuk membantu sesama yang membutuhkan tanpa memandang suku, bangsa, maupun latar belakang. SEKAMI sendiri didirikan oleh Charles de Forbin-Janson pada tahun 1843 dan diakui secara resmi oleh Vatikan sebagai Serikat Kepausan yang berada di bawah perlindungan Bapa Suci di Roma.

  4. Kaderisasi Calon Pemimpin Gereja dan Masyarakat

    SEKAMI juga berperan dalam mempersiapkan generasi penerus Gereja dan masyarakat. Anak-anak dibiasakan untuk aktif memimpin doa, bekerja sama, serta terlibat dalam kegiatan sosial dan pelayanan Gereja. Hal ini sesuai dengan Konstitusi Dogmatis tentang Gereja, Lumen Gentium Artikel 11, yang menyebut keluarga dan lingkungan pembinaan iman sebagai “Gereja Domestik” tempat tumbuhnya benih-benih panggilan hidup dan pelayanan.

Dengan demikian, Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan iman anak-anak Katolik agar tumbuh menjadi pribadi yang aktif, peduli, dan bersemangat dalam pelayanan Gereja.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....