Mural OPD Percantik Stadion Lapatau Bone jelang Porprov Sulsel

  • 02 Okt 2026 20:29 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Bone terus bersolek mempercantik berbagai fasilitas olahraga utama. Salah satu perubahan paling mencolok terlihat di Stadion Lapatau Matanna Tikka Bone yang kini tampil lebih semarak dan penuh warna.

Pagar stadion yang sebelumnya sekadar bidang dinding biasa, kini disulap menjadi deretan mural visual karya kolaborasi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bone. Penataan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kawasan stadion sebagai ruang publik yang nyaman dan estetis di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa gagasan mempercantik kawasan stadion melalui seni lukis dinding ini murni dicetuskan oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman. Bupati sejak awal menginginkan agar pembenahan tidak sebatas perbaikan fisik, tetapi juga mampu menghadirkan suasana indah bagi pengunjung.

"Bagaimana upaya kita untuk memperbaiki stadion. Salah satu hal yang disampaikan kepada kami adalah bagaimana caranya bisa membuat lebih indah dan lebih cantik," kata A. Akbar. Jumat, 2 Oktober 2026.

Gagasan tersebut diwujudkan dengan membagi area dinding pagar kepada tiap OPD untuk menuangkan kreativitas berupa gambar yang merepresentasikan program kerja serta karakter instansi masing-masing. Beberapa instansi yang turut berpartisipasi di antaranya Dispora, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

"Alhamdulillah ide beliau sudah ada hasilnya. Mulai dibagi beberapa OPD untuk membuat yang namanya mural. Mural ini alhamdulillah hampir semua selesai. Gambarnya mencerminkan program dari masing-masing organisasi perangkat daerah," jelas A. Akbar.

Selain menambah nilai estetika, penerapan mural ini juga menjadi strategi efisiensi anggaran daerah. Menurut A. Akbar, jika seluruh dinding pagar dibenahi dengan pengecatan konvensional, dana yang dikeluarkan akan jauh lebih besar dibanding sentuhan artistik mural secara gotong royong.

"Seandainya ini dicat, itu biayanya jauh lebih besar, karena pengecatannya saja membutuhkan biaya yang besar. Sehingga apa yang kita lakukan, ide-ide dari Bapak Bupati, alhamdulillah ini luar biasa," tegasnya.

Kehadiran wajah baru Stadion Lapatau ini diharapkan tidak hanya menyemarakkan sambutan bagi para atlet Porprov Sulsel, tetapi juga memberi dampak jangka panjang bagi warga lokal. Area tersebut kini diproyeksikan menjadi ruang rekreasi publik, lokasi swafoto, hingga pusat aktivitas ekonomi kreatif warga.

"Ini alhamdulillah sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Apalagi yang melakukan kegiatan atau aktivitas olahraga di sore hari maupun pagi hari, bisa digunakan untuk berfoto-foto, bisa dijadikan sebagai spot. Ini juga nanti digunakan untuk menjual kuliner-kuliner," ujar A. Akbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....