Gerakan Tanam Kedelai di Bone Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

  • 01 Okt 2026 19:13 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone bersama jajaran TNI, Kementerian Pertanian, serta masyarakat menggelar Gerakan Bersama Tanam Kedelai di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Kamis, 1 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk aksi konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memicu peningkatan produktivitas serta kesejahteraan para petani lokal.

Kegiatan kolaboratif ini dihadiri oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI A. Abd Azis, S.H., M.H., perwakilan Kementerian Pertanian RI, unsur penyuluh pertanian, personil TNI-Polri, pelaku dunia usaha, hingga kelompok tani setempat. Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa kedelai merupakan komoditas strategis yang menyentuh langsung kebutuhan harian masyarakat melalui produk olahan seperti tahu dan tempe.

Oleh karena itu, gerakan ini tidak sekadar kegiatan ceremonial menanam benih, melainkan strategi membangun fondasi ekonomi dari desa. "Kedelai ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari kedelai lahir tahu, tempe dan berbagai produk olahan yang setiap hari kita konsumsi. Gerakan tanam hari ini bukan hanya soal menanam benih, tetapi bagaimana kita membangun kekuatan pangan dari desa dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Andi Asman.

Lebih lanjut, Andi Asman menyoroti pentingnya kepastian penyerapan hasil panen di pasar agar para petani mendapatkan jaminan kesejahteraan. Ia mengimbau seluruh pihak, mulai dari penyuluh, TNI, hingga pelaku dunia usaha, untuk saling bersinergi dalam menjamin keberlanjutan rantai pasok dan pemasaran kedelai di wilayah Kabupaten Bone.

"Petani jangan hanya kita dorong untuk menanam, tetapi harus kita pikirkan juga siapa yang membeli dan bagaimana hasil panennya terserap. Kalau pasar jelas, petani akan lebih yakin, produksi meningkat dan kesejahteraan mereka juga ikut tumbuh. Kita ingin Kajaolaliddong bisa menjadi salah satu contoh sentra kedelai di Kabupaten Bone," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI A. Abd Azis menyatakan bahwa partisipasi TNI dalam gerakan ini merupakan bentuk komitmen penuh untuk menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia serta arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tindak lanjut dari instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia. Pesan Bapak Kasad sangat jelas, di mana masyarakat membutuhkan, di situ kami diwajibkan hadir. TNI tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” tegas A. Abd Azis.

Sebagai penutup, A. Abd Azis mengapresiasi sinergisitas antara Kementerian Pertanian, Pemkab Bone, dan warga Desa Kajaolaliddong. Ia berharap pengawalan program ini terus berlanjut secara konsisten hingga masa panen, sehingga Desa Kajaolaliddong dapat tumbuh secara berkelanjutan menjadi kawasan sentra produksi kedelai terkemuka di Kabupaten Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....