Tingkatkan Wisata Budaya, Bupati Bone Apresiasi Pertunjukan Teater BALUSTRADE

  • 29 Sep 2026 15:12 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menghadiri Pertunjukan Teater BALUSTRADE yang digelar di Lapas Tua, Jalan Merdeka, Senin, 28 September 2026. Pertunjukan ini merupakan bagian dari rangkaian perhelatan Gau Maraja Bone 2026. Dalam sambutannya, Bupati Bone mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan pementasan tersebut.

Menurutnya, konsep acara yang diusung merupakan sebuah terobosan baru yang mampu menarik perhatian publik. "Semangat drama ini banyak sekali yang menyenangkan, banyak sekali yang mau melihat. Buktinya banyak orang datang dan pasti penasaran, ini hal yang baru," ujar Andi Asman.

Ia menyoroti kondisi Lapas Tua yang dulunya sempat tidak terawat dan kumuh. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk membenahi kawasan bersejarah tersebut agar layak dijadikan destinasi wisata budaya sekaligus tempat pementasan teater yang representatif.

"Ke depan kita akan benahi tempat ini, kita bisa memperlihatkan drama yang seolah-olah betul terjadi. Kita juga berencana membuat cerita atau adegan tentang peristiwa pembunuhan pejabat tinggi di Bone pada masa lalu, di mana pelakunya dihukum di penjara ini dan meninggal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda, pekerja seni, hingga warga Bone di perantauan untuk kembali dan berkarya melestarikan budaya daerah. Kisah-kisah sejarah besar, seperti perjalanan Raja Bone saat hijrah ke Buton, dinilai sangat potensial untuk diangkat ke panggung teater.

"Setelah infrastruktur berjalan dan pertumbuhan ekonomi membaik, kini saatnya kita menggali dan melestarikan budaya secara perlahan. Gau Maraja ini adalah tahap pemanasan. Saya sangat mengapresiasi para pemeran yang tampil memukau meski hanya berlatih selama tiga hari," tambahnya.

Sementara itu, Sutradara Teater BALUSTRADE, Tahir, menjelaskan bahwa pementasan ini bertujuan untuk merawat ingatan publik terhadap bangunan-bangunan tua yang menyimpan sejarah panjang, khususnya terkait rekam jejak agraris dan maritim di Bone.

"Bone memiliki kekayaan sejarah yang sangat melimpah, sehingga stok cerita untuk pertunjukan teater sebenarnya sangat banyak. Yang paling membanggakan dalam pementasan ini adalah keterlibatan lintas generasi, mulai dari siswa SD, SMA, hingga mahasiswa. Total ada 58 aktor yang terlibat," pungkas Tahir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....