Koperasi Sehat Ditopang Tata Kelola dan Partisipasi Anggota

  • 01 Sep 2026 10:21 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Koperasi yang kuat dan sehat tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggota maupun besarnya modal yang dimiliki. Tata kelola kelembagaan yang tertib, partisipasi anggota, serta kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan koperasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Kabupaten Bone, Anang Asnat Harida, S.Pi, dalam Program Bincang Siang RRI, Senin 31 Agustus 2026. Ia menjelaskan, koperasi yang sehat harus memenuhi sejumlah aspek kelembagaan, termasuk memiliki legalitas dan perizinan usaha sesuai bidang yang dijalankan.

“Yang saya pahami, koperasi itu harus kelembagaannya tertib, dari segi izin usaha. Kalau koperasi simpan pinjam, harus ada izin usaha simpan pinjamnya. Selain itu, RAT juga harus dilaksanakan secara rutin,” ujar Anang.

Menurutnya, Rapat Anggota Tahunan (RAT) menjadi bagian penting dalam pengelolaan koperasi. Forum tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk mengetahui perkembangan koperasi sekaligus menyampaikan aspirasi dan menentukan arah kebijakan organisasi.

Sementara itu, Penyuluh Koperasi Kabupaten Bone, Nurhasima, S.AP, mengatakan koperasi yang sehat juga ditandai dengan tingginya partisipasi anggota dalam kegiatan koperasi. Selain itu, koperasi membutuhkan permodalan yang memadai serta pengurus dan pengawas yang memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi.

“Walaupun anggotanya banyak, kemudian modalnya juga banyak, tapi pengurus dan pengawas tidak bisa mengelola, itu bisa bermasalah. Jadi harus ada kolaborasi antara modal, anggota, pengurus dan pengawas,” jelas Nurhasima.

Ia menilai kualitas sumber daya manusia menjadi tantangan tersendiri bagi koperasi. Karena itu, pemilihan pengurus dan pengawas tidak boleh dilakukan secara sembarangan, mengingat tantangan pengelolaan koperasi saat ini semakin kompleks dan membutuhkan kemampuan manajerial yang baik.

Nurhasimah menambahkan, di Kabupaten Bone terdapat sejumlah koperasi pegawai yang telah menunjukkan kinerja dan tata kelola yang baik. Salah satunya Koperasi Pegawai Negeri Koparda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, yang berdasarkan penilaian kesehatan koperasi memiliki hasil tinggi dan telah menerapkan digitalisasi dalam pencatatan administrasi. Koperasi tersebut juga meraih penghargaan koperasi berprestasi di Kabupaten Bone dan dinilai dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....