Satlantas Bone Serukan AMANJIE: Utamakan Keselamatan, Stop Kecelakaan
- 31 Agt 2026 12:55 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone terus menggelorakan pesan keselamatan berkendara kepada masyarakat melalui slogan AMANJIE, yang menegaskan bahwa keselamatan merupakan kebutuhan, bukan sekadar aturan.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, keselamatan dalam berlalu lintas harus dipandang sebagai kebutuhan mendasar setiap pengguna jalan. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Riyanda, manusia membutuhkan makanan untuk mempertahankan hidup. Begitu pula saat berada di jalan raya, setiap orang membutuhkan keselamatan agar dapat sampai ke tujuan tanpa mengalami kecelakaan.
“Hidup itu kan butuh untuk makan. Jadi sangat dibutuhkan kenapa? Karena kita butuh asupan untuk selamat,” katanya.
Ia menegaskan, berbagai kebutuhan hidup akan menjadi sia-sia apabila seseorang tidak mampu menjaga keselamatan dirinya ketika berlalu lintas. Karena itu, kesadaran untuk mengutamakan keselamatan harus tumbuh dari dalam diri masing-masing pengguna jalan.
“Saya butuh untuk selamat, nggak selamat akhirnya kecelakaan. Itu adalah kebutuhan, seperti kita butuh kebutuhan makan, papan dan sandang semua itu sama,” jelasnya.
Riyanda menyebut pola pikir bahwa keselamatan merupakan kebutuhan perlu dibangun secara pribadi. Menurutnya, keselamatan tidak cukup hanya dijadikan slogan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku tertib ketika berkendara.
“Utamakan selamat itu kan adalah brand yang sering dipakai ya. Jadi slogan kami ya AMANJIE, keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar aturan,” ucapnya.
AMANJIE sendiri merupakan akronim pesan keselamatan yang dikampanyekan Satlantas Polres Bone. A berarti Aman dalam berkendara, M Mengutamakan keselamatan, A Antisipasi setiap risiko, N Niat tertib berlalu lintas, J Jangan melanggar aturan, I Ingat keselamatan diri dan orang lain, serta E Ewako Bone, tertib lalu lintas untuk Indonesia.
Dalam penerapannya, Satlantas Polres Bone mengingatkan pengendara sepeda motor agar selalu menggunakan helm standar SNI. Pengemudi dan penumpang mobil juga diminta menggunakan sabuk keselamatan serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.
Masyarakat juga diimbau menghindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, seperti melawan arus dan menggunakan telepon seluler saat berkendara. Pengguna jalan juga diminta selalu mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
Riyanda menegaskan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu kunci utama dalam menekan angka kecelakaan. Sebab, berbagai pelanggaran berpotensi menjadi awal terjadinya kecelakaan di jalan raya.
“Kunci dari berlalu lintas adalah stop kecelakaan, stop pelanggaran, karena semua kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dapat terus meningkat. Dengan kepatuhan dan perilaku berkendara yang lebih tertib, angka kecelakaan di wilayah Bone diharapkan dapat ditekan sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....