Pemkab Bone Bentuk Satgas Atasi Kelangkaan BBM Subsidi
- 28 Agt 2026 16:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone bersama unsur TNI-Polri, Pertamina, dan instansi terkait memperkuat sinergi untuk menangani persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di sejumlah wilayah. Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kelangkaan BBM Subsidi di Kabupaten Bone yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat, 28 Agustus 2026.
Rapat koordinasi dipimpin langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. dan dihadiri sejumlah unsur terkait, termasuk Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang diwakili Wakil Komandan Batalyon C Pelopor AKP Abd. Azis, S.Sos. Pembentukan Satgas menjadi langkah bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani persoalan ketersediaan dan distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Bone.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas sejumlah langkah strategis guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. AKP Abd. Azis mengatakan kehadiran Batalyon C Pelopor dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Bone dalam menangani persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami siap mendukung upaya pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam penanganan kelangkaan BBM bersubsidi, termasuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses pengawasan serta penanganan di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi salah satu kunci untuk mengidentifikasi setiap persoalan yang muncul serta menentukan langkah penanganan secara cepat dan terpadu. Ia menilai, pengawasan distribusi BBM bersubsidi juga perlu dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah adanya penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat dan menghambat pemenuhan kebutuhan bagi kelompok yang berhak.
“Sinergi semua stakeholder sangat diperlukan agar distribusi BBM dapat berjalan sesuai aturan dan setiap potensi permasalahan di lapangan bisa segera ditangani,” tambah AKP Abd. Azis.
Satgas yang akan dibentuk diharapkan dapat bekerja secara terpadu, mulai dari memantau ketersediaan BBM, mengawasi proses distribusi, hingga menangani berbagai kendala maupun potensi pelanggaran di lapangan. Melalui sinergi lintas sektor ini, pemerintah bersama seluruh stakeholder berharap dapat menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan kelangkaan BBM bersubsidi di Kabupaten Bone.
Langkah tersebut sekaligus menjadi komitmen bersama untuk memastikan BBM bersubsidi tersedia secara memadai, disalurkan tepat sasaran, serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dengan tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....