Gerak Cepat Damkar Bone Padamkan Kebakaran Lahan di Ulaweng

  • 27 Agt 2026 19:55 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, BONE — Kebakaran lahan kebun terjadi di Desa Maduri, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Kamis 27 Agustus 2026. Api yang muncul sekitar pukul 10.40 WITA tersebut sempat merembet ke area kebun warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat.

Lahan yang terdampak diketahui milik Samsuddin (50). Kebakaran berada tidak jauh dari rumah warga sehingga penanganan dilakukan dengan cepat untuk mencegah api meluas ke kawasan permukiman.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Damkar Kabupaten Bone, Pamiluddin, SE., M.Si., mengatakan, berdasarkan pemantauan petugas, kebakaran diduga dipicu pembakaran tumpukan kayu yang kemudian tidak terkendali. “Kejadian ini diduga bermula saat pemilik membakar tumpukan kayu, kemudian api merembet ke lahan kebun di sekitarnya,” ujar Pamiluddin.

Informasi kebakaran diterima Regu II Posko Damkar Kecamatan Ulaweng pada pukul 10.58 WITA. Mendapat laporan tersebut, personel Regu II UPT Damkar Wilayah Tanete Riattang yang berjaga di Posko Ulaweng langsung menuju lokasi. Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Lokasi kejadian berjarak sekitar dua kilometer dari posko sehingga petugas dapat tiba dalam waktu singkat. “Personel tiba sekitar pukul 11.01 WITA dan langsung melakukan pemadaman bersama warga,” jelas Pamiluddin.

Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih 45 menit. Sekitar pukul 11.45 WITA, kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam. Petugas Damkar bersama warga kemudian melakukan penyisiran di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.

Sekitar pukul 12.05 WITA, personel Damkar meninggalkan lokasi setelah kondisi dinyatakan aman. Dalam kejadian tersebut tidak ada warga yang menjadi korban maupun mengalami luka. Pamiluddin menyebutkan, hasil pendataan sementara menunjukkan kebakaran tidak menimbulkan kerugian material yang berarti. “Kerugian dalam kejadian ini nihil dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan pembakaran, khususnya terhadap tumpukan kayu atau sampah di sekitar lahan yang kering. Menurutnya, aktivitas pembakaran sebaiknya diawasi hingga api benar-benar padam. Langkah sederhana tersebut penting untuk mencegah bara terbawa angin dan merambat ke lahan maupun permukiman di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....