Prajurit Yonarmed 21/Kawali Bantu Padamkan Kebakaran Rumah di Bone

  • 14 Sep 2026 14:22 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Sebanyak 20 personel Yonarmed 21/Kawali diterjunkan langsung untuk membantu memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Ibu Rawan di Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Senin, 14 September 2026 pagi. Pengerahan personel ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P., sesaat setelah menerima laporan kejadian pada pukul 10.30 WITA.

Selain puluhan personel, Yonarmed 21/Kawali juga menggerakkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit ambulans ke lokasi kejadian. "Pengerahan personel dan sarana tersebut merupakan langkah cepat untuk mengendalikan dan memadamkan api, mencegah agar kebakaran tidak meluas, serta memberikan pertolongan apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan medis," ujar Letkol Arm Rianto Hartomo di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi pada pukul 10.40 WITA, personel Yonarmed 21/Kawali berkolaborasi dengan petugas Damkar Lapri dan aparat Polsek Bengo untuk mengisolasi kobaran api. Kerja sama lintas unsur ini membuahkan hasil hingga api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 11.25 WITA.

Letkol Arm Rianto Hartomo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan personel menjadi prioritas utama selama aksi tanggap darurat berlangsung. Pihaknya juga memastikan siap memberikan dukungan lanjutan apabila dibutuhkan oleh pemerintah daerah maupun warga terdampak pasca-insiden tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar dengan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp50 juta. Penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum. Berdasarkan keterangan keluarga korban, api tiba-tiba sudah membesar dari area dapur usai penghuni rumah keluar dari kamar mandi.

Turut hadir di lokasi untuk memantau pemadaman dan pengamanan area, Pasiintel Yonarmed 21/Kawali Letda Arm Ramli serta Kapolsek Bengo Iptu Irah, S.H. Seluruh proses penanganan dan pengecekan personel maupun materil selesai dalam keadaan aman terkendali pada pukul 11.40 WITA.

Aksi tanggap cepat yang ditunjukkan oleh jajaran TNI ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu di tengah situasi panik. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya mempercepat pemadaman, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar lokasi musibah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....