Sempat Putus Sekolah, Anggota DPRD Bone, Muslimin Raih Doktor Cumlaude

  • 20 Agt 2026 07:34 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Salah satu anggota DPRD Bone H. Muslimin patut menjadi contoh bagi generasi muda dalam meraih pendidikan. Sebagai anggota legislatif, raihan pendidikan tinggi menjadi salah satu pondasi utama khususnya dalam jenjang karir kedepan.

Bisa dikatakan H. Muslimin, S.E., M.M., mengukir sejarah baru di Gedung DPRD Kabupaten Bone. Anggota Komisi III sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem tersebut resmi menjadi legislator pertama di DPRD Bone periode 2024–2029 yang meraih gelar doktor pada Sabtu, 8 Agustus 2026 lalu. Pria kelahiran Bone, 14 Desember 1975, ini dinyatakan lulus dengan predikat pujian (cumlaude) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) setelah memperoleh nilai ujian 92,5 (A) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.

H. Muslimin mengungkapkan bahwa pencapaian akademik tertinggi ini terbilang istimewa baginya, mengingat perjalanan hidupnya yang penuh tantangan. Putra dari pasangan H. Mappe dan almarhumah Hj. Muna ini mengawali pendidikan di SDI 3/77 Bulutanah dan MTs Tanah Gunung. "Akibat keterbatasan biaya sehingga pendidikannya sempat terhenti dan menganggur selama dua tahun sebelum akhirnya melanjutkan sekolah ke SMAN 1 Kajuara," ujar H. Muslimin, Rabu, 19 Agustus 2026.

Semangat belajarnya tak surut hingga ia berhasil meraih gelar sarjana dari Universitas Veteran Republik Indonesia dan magister dari STIE Nobel. Dalam ujian disertasinya, Muslimin mempertahankan penelitian berjudul "Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompetensi Digital dan Keadilan Organisasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara melalui Kepuasan Kerja di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bone".

"Penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori ini melibatkan 236 responden ASN di lingkungan tempatnya bertugas. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis AMOS versi 31," ujarnya.

Hasil penelitiannya menunjukkan temuan menarik: gaya kepemimpinan, kompetensi digital, dan keadilan organisasi tidak berdampak langsung secara signifikan terhadap kinerja ASN, melainkan harus melalui kepuasan kerja sebagai mediasi penuh (full mediation). Menurutnya, modernisasi birokrasi dan kepemimpinan yang baik tidak otomatis meningkatkan kinerja tanpa menciptakan lingkungan kerja yang membuat pegawai merasa nyaman, dihargai, dan puas.

Gelar doktor ini semakin melengkapi rekam jejak Muslimin yang multifaset. Selain berkarier di politik sebagai Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Muslimin juga dikenal sebagai pengusaha di bidang konstruksi, properti, dan otomotif.

Tak hanya itu, ia juga aktif memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bone (2026–2030) dan Ketua Komisi Perencanaan Kwarcab Pramuka Bone (2025–2030). Hasil risetnya diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi tata kelola manajemen ASN di pemerintahan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....