Mabburasa, Warnai Maulid Nabi di Desa Ulo Bone
- 19 Agt 2026 14:04 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Desa Ulo (Mattirowalie), Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, mulai melakukan berbagai persiapan di rumah masing-masing. Salah satu tradisi yang dilakukan warga adalah mabburasa, sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan Maulid Nabi.
Selain mabburasa, warga juga membuat ketupat yang nantinya dibawa ke masjid. Berbagai hidangan tersebut dipersiapkan dengan penuh semangat sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan perayaan Maulid Nabi di Desa Ulo.
Burasa menjadi salah satu menu utama yang disiapkan untuk menyambut para tamu yang berkunjung ke rumah-rumah warga. Tradisi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suasana perayaan Maulid Nabi di tengah masyarakat Desa Ulo.
Salah seorang warga Desa Ulo, Masna, mengungkapkan bahwa kegiatan mabburasa dilakukan di masing-masing rumah tangga yang ada di Desa Ulo. Persiapan dilakukan dengan penuh antusias karena Maulid Nabi merupakan salah satu perayaan keagamaan yang sangat dinantikan masyarakat.
“Untuk saya sendiri, membuat burasa sebanyak 25 liter. Memang setiap tahun kami seperti ini. Kami juga memanggil sahabat dan kerabat untuk berkunjung di momen peringatan Maulid Nabi,” ungkap Masna saat dikonfirmasi RRI.co.id, Rabu 19 Agustus 2026.
Perayaan Maulid Nabi di Desa Ulo dikenal sebagai salah satu perayaan besar yang kemeriahannya hampir menyerupai perayaan Hari Raya Idulfitri. Masyarakat dari berbagai kalangan turut mengambil bagian dalam menyambut dan memeriahkan momentum tersebut.
Salah satu tradisi yang masih dijaga adalah pemberian male atau cenderamata kepada tamu yang berkunjung. "Kami selaku tuan rumah biasanya tidak membiarkan tamu pulang tanpa membawa male. Tradisi ini diyakini masyarakat sebagai bentuk berbagi yang dapat mendatangkan rezeki," tutur masna.
Selain menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, perayaan Maulid juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi. Kehadiran tamu dari dalam maupun luar desa membuat suasana perayaan semakin semarak dan penuh kekeluargaan.
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertepatan dengan 12 Rabiulawal dalam kalender Islam. Tanggal tersebut juga ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....