Pemkab Bone Gelar Maulid Akbar, Hadirkan 26 Ribu Bunga Male Hias
- 02 Sep 2026 17:03 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone bakal menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara akbar yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Watampone. Kegiatan yang diproyeksikan menjadi salah satu peringatan Maulid terbesar di Kabupaten Bone ini akan menampilkan 26 ribu bunga male hias dari berbagai unsur instansi, desa, hingga pegawai yang ditempatkan di area podium.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meninjau langsung persiapan di lokasi untuk memastikan kelancaran acara. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan meneladani Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat maupun pemerintahan. "Ada 26 ribu mulai dari instansi, desa, hingga pegawai menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bone," kata Andi Asman saat meninjau lokasi kegiatan. Rabu, 2 September 2026.
Ia menambahkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW harus menjadi landasan utama dalam mengelola daerah. "Harapannya, kita bisa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam membangun pemerintahan yang berbasis agama, berakhlak, mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan," ujarnya.
Selain berdimensi religius, gelaran ini turut menggerakkan perputaran ekonomi lokal dan pelaku UMKM. Tingginya kebutuhan pembuatan male hias mendongkrak penjualan bahan pokok dan kerajinan, seperti telur, beras ketan, ayam, buah-buahan, hingga aksesori hiasan.
"Ini secara tidak langsung juga menggeliatkan ekonomi masyarakat. Telur laku, bunga hias laku, termasuk berbagai kebutuhan yang dipersiapkan masyarakat," ungkap Andi Asman.
Pemerintah Daerah juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan manfaat sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti siswa sekolah rakyat, petugas kebersihan, sopir, cleaning service, asisten rumah tangga, hingga pelaku UMKM dari kelompok prasejahtera. Keterlibatan puluhan ribu male hias dan aksi sosial ini diharapkan menjadi catatan sejarah baru kegiatan keagamaan di Kabupaten Bone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....