Gubernur Sulsel dan Bupati Bone Tinjau Irigasi Perpipaan Bengo

  • 12 Agt 2026 20:16 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bersama Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meninjau lokasi rencana pembangunan jaringan irigasi perpipaan di Dusun Taka, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Rabu, 12 Agustus 2026. Pembangunan infrastruktur irigasi pada titik kedua ini diproyeksikan mampu mendukung pengairan sekitar 3.400 hektare lahan pertanian yang mencakup kawasan Desa Mattaropuli, Desa Bengo, dan Desa Selli.

Peninjauan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat sarana dan prasarana pertanian, khususnya pemenuhan kebutuhan air bagi lahan tani masyarakat. " Dengan hadirnya jaringan perpipaan tersebut, ketersediaan pasokan air diharapkan lebih terjamin sehingga mampu memperluas areal tanam, memacu produktivitas hasil panen, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani setempat," ujar Bupati Bone.

Turut mendampingi dalam kegiatan survei tersebut Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DSDA-CKTR) Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Kabupaten Bone, serta Camat Bengo. Sektor pertanian sendiri terus menjadi tulang punggung perekonomian di Kabupaten Bone.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dianggap sangat vital guna memastikan ketersediaan pasokan air tidak lagi menjadi kendala utama para petani, terutama saat memasuki musim kemarau. " Melalui peninjauan lapangan ini, proses perencanaan dan teknis pengerjaan jaringan irigasi diharapkan dapat segera terealisasi," ujarnya.

Pemerintah optimistis proyek infrastruktur ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tani di Kecamatan Bengo dan sekitarnya. Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga berkomitmen untuk terus mengawal dan mengevaluasi setiap tahapan pembangunan irigasi ini agar berjalan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.

Evaluasi berkala akan dilakukan guna memastikan tidak ada hambatan teknis maupun administrasi di lapangan, sehingga target swasembada pangan daerah dapat tercapai secara optimal. Para petani dan tokoh masyarakat setempat menyambut positif kunjungan peninjauan ini dan berharap pengerjaan fisik proyek perpipaan dapat segera dimulaikan.

Mereka meyakini bahwa jaminan ketersediaan air yang merata akan membawa perubahan signifikan bagi peningkatan frekuensi tanam dan hasil panen mereka setiap tahunnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....