Bupati Bone Dorong Rujukan Pasien Dilakukan dengan Cepat dan Tepat
- 01 Sep 2026 18:57 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., menerima audiensi Direktur UPTD RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, M.Kes., beserta jajaran pada Selasa, 1 September 2026. Pertemuan resmi tersebut berlangsung di Kabupaten Bone untuk menguraikan langkah-langkah strategis dalam pembenahan fasilitas medis daerah.
Audiensi ini difokuskan pada upaya penguatan koordinasi serta perbaikan sistem rujukan pasien dari sejumlah Puskesmas di wilayah sekitar. Pemerintah daerah menilai sinergi antarfasilitas kesehatan merupakan fondasi utama dalam menciptakan pelayanan publik yang responsif.
Langkah optimalisasi rujukan dinilai sangat krusial guna memastikan penanganan medis dapat berjalan secara efisien dan tepat sasaran. Bupati menegaskan bahwa hambatan birokrasi penanganan pasien harus dipangkas sedemikian rupa demi keselamatan masyarakat.
" Melalui skema rujukan yang efektif, pasien dari tingkat dasar diharapkan bisa langsung terhubung ke rumah sakit rujukan tanpa proses yang berbelit-belit. Sistem ini dirancang untuk menjawab kebutuhan darurat warga secara presisi," ujar Andi Asman.
Pertemuan penting tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone bersama jajaran Kepala Puskesmas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi momentum awal penyelarasan persepsi operasional di lapangan. Kolaborasi lintas lini ini ditujukan untuk membangun jejaring pelayanan kesehatan yang lebih solid dan terintegrasi di seluruh pelosok daerah. "Sinergi yang kuat diharapkan dapat meminimalisasi penumpukan pasien di satu fasilitas saja," ucapnya.
Dalam pengarahannya, Bupati Bone menginstruksikan agar RSUD Regional La Mappapenning, Puskesmas, serta Dinas Kesehatan memperketat komunikasi harian. Koordinasi yang cair menjadi kunci utama agar alur rujukan berjalan tanpa kendala teknis. Pemerintah Kabupaten Bone menaruh perhatian besar pada kesiapan para tenaga medis di tingkat pertama dalam memetakan kondisi pasien. "Dengan demikian, proses rujukan berjenjang dapat berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur," tambahnya.
Peningkatan efektivitas rujukan ini ditargetkan langsung untuk memberi kemudahan akses penanganan kesehatan bagi seluruh lapisan warga Bone. Pelayanan medis yang cepat dan akurat diharapkan mampu meningkatkan angka kesembuhan pasien secara signifikan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau implementasi kebijakan ini secara berkala di setiap faskes. Aksesibilitas layanan yang inklusif menjadi muara dari seluruh rangkaian pembenahan sistem tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....