Ibu Rumah Tangga di Bone Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg
- 09 Agt 2026 15:27 WIB
- Bone
RRi.CO.ID, Bone – Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Bone mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilogram dalam sepekan terakhir. Gas yang biasanya mudah ditemukan di kios-kios pengecer, kini kerap habis sehingga warga harus mencari ke sejumlah tempat untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
Salah seorang ibu rumah tangga, Irmawati (49), mengatakan kondisi tersebut sudah dirasakan kurang lebih selama seminggu. Menurutnya, sebelumnya gas elpiji 3 kilogram relatif mudah diperoleh di kios sekitar tempat tinggalnya, namun belakangan persediaan sering kosong.
“Sudah kurang lebih semingguan mi ini gas susah didapat. Biasanya mudah ditemukan di kios-kios, atau pesan di group btn tapi sekarang kalau dicari sering habis,” ujar Wati saat dikonfirmasi rri.co.id, Minggu 09 Agustus 2026.
Selain sulit diperoleh, harga gas elpiji 3 kilogram yang dijual pengecer juga mengalami kenaikan. Saat ini, harganya berkisar Rp22.000 hingga Rp30.000 per tabung, tergantung lokasi dan ketersediaan. Kondisi ini membuat masyarakat tidak hanya kesulitan mendapatkan gas, tetapi juga harus membeli dengan harga lebih tinggi ketika stok tersedia.
Keluhan serupa disampaikan ibu rumah tangga lainnya yakni Hamidah (53), Ia mengaku setiap kali mendapat informasi adanya pasokan gas yang masuk ke pengecer, warga langsung berbondong-bondong membeli sehingga persediaan cepat habis.
“Kalau saya ku pantau pengecer dekat rumah. Tabung kosongku kubawa memangmi mengantri, jadi pas ada suplai tabung masuk adami gantinya tabung kosongku. Karena kalau tidak begitu habis tidak ada bagiannta," ungkap Hamidah.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera memastikan pasokan gas elpiji 3 kilogram kembali normal dan merata. Dengan begitu, ibu rumah tangga tidak lagi kesulitan mendapatkan gas untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....