Melalui TPBIS, Perpus Mattiro Deceng Berkomitmen Tingkatkan Budaya Literasi

  • 25 Jul 2026 17:39 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggagas Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang mengubah peran perpustakaan. Melalui transformasi ini perpus berkembang menjadi pusat sumber belajar, ruang publik kreatif, dan sarana pemberdayaan masyarakat berbasis inklusi sosial, tidak lagi sekadar tempat meminjam buku fisik.

Fasilitator Program TPBIS Dispeka Bone, Wahidah, S.Pd., M.Pd. mengatakan saat ini, perpustakaan bukan hanya untuk membaca buku saja tapi menjadi pusat kegiatan. “Seperti, pelatihan keterampilan, kelas bahasa asing, pemberdayaan ekonomi dll untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, kata Wahidah kepada rri.co.id, Jumat,25 Juli 2026.

Wahidah menjelaskan program ini dibuat semenarik mungkin untuk semua kalangan. “Jadi bukan hanya anak-anak, tapi semua kelompok masyarakat kita libatkan di perpustakaan “, jelas Wahidah.

Sebagai fasilitator, ia pun membangun koneksi untuk membuka peluang kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah/desa, komunitas literasi, serta dunia usaha dan akademisi. “Kami berkolaborasi dengan banyak komunitas, mahasiswa, pelajar dan juga kelompok usaha agar mereka bisa berbagi ilmu”, ujarnya.

Kepala Perpusdes Mattiro Deceng Desa Watu, Kecamatan Barebbo, Andi Simpursiah, S.I.Pust. mengungkapkan kami menyambut baik transformasi perpustakaan ini. “Untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, kami tertantang mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM kami sebagai pengelola”, ungkap Andi Simpursiah.

Kehadiran program TPBIS di tingkat desa membantu perpustakaan Mattiro Deceng makin berkembang sehingga meraih Juara 1 sebagai Perpustakaan Terbaik dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Bone. “Kami merasa sangat bangga. Ini berkat bimbingan perpustakaan daerah sehingga kami bisa berprestasi”, lanjut Andi Simpursiah.

Andi Simpursiah menambahkan perpustakaan Mattiro Deceng juga meraih pretasi lainnya, yaitu Juara 1 Festival Literasi Perpustakaan 2025, serta penghargaan nasional sebagai Mitra Jempolan dari Perpustakaan Nasional RI. “Ini menjadi bukti nyata komitmen kami yang konsisten meningkatkan budaya literasi dan kualitas pelayanan perpustakaan bagi masyarakat melalui berbagai program di desa”, tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....