Wakil Ketua DPRD Bone Ajak Ayah Aktif Dampingi Anak Bersekolah
- 13 Jul 2026 14:28 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Semangat hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Bone diwarnai dengan keterlibatan aktif para orang tua, salah satunya datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone, Irwandi Burhan. Politisi Partai Golkar tersebut turut meramaikan Gerakan Ayah Antar Anak dengan mengantar langsung putrinya, Aliya Aqilah Irwandi, menuju SD Negeri 163 Lalebata, Kecamatan Lamuru, Senin, 13 Juli 2026.
Dengan berjalan kaki, Irwandi tampak antusias mendampingi buah hatinya memasuki lingkungan sekolah. Kehadirannya bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan wujud nyata dukungan terhadap gerakan yang mendorong peran aktif ayah dalam proses pendidikan dan tumbuh kembang anak. Bagi Irwandi, kehadiran ayah di hari pertama sekolah memiliki dampak emosional yang mendalam bagi seorang anak.
"Anak-anak membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya. Mengantar mereka ke sekolah pada hari pertama merupakan momen sederhana, tetapi memiliki makna besar dalam membangun rasa percaya diri, semangat belajar, dan kedekatan emosional dalam keluarga," ujar Irwandi di sela-sela kegiatan.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa tindakan kecil seperti mengantar anak, bersalaman, dan berpamitan di depan gerbang sekolah sering kali menjadi memori berharga yang membekas hingga sang anak beranjak dewasa. "Kelihatannya sederhana. Cuma mengantar, salim, dadah, lalu pulang. Tetapi bisa saja momen itu menjadi salah satu kenangan penting yang akan diingat anak sampai besar nanti," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irwandi juga mengingatkan para orang tua di Kabupaten Bone agar tidak menyia-nyiakan waktu mendampingi anak di masa pertumbuhan. Menurutnya, anak-anak tidak mengukur kasih sayang orang tua dari kesibukan bekerja, melainkan dari kehadiran fisik dan perhatian pada momen-momen krusial.
"Kadang yang mereka ingat bukan seberapa sibuk ayahnya, tetapi kapan ayahnya hadir," tegasnya.
Mengapresiasi Gerakan Ayah Antar Anak, Irwandi berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan bertransformasi menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah adalah kunci utama dalam mencetak generasi penerus.
"Dengan sinergi yang baik, kita berharap lahir generasi Bone yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang gemilang," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....