Orang Tua Siswa di Bone Tolak Wacana Penghentian Program MBG

  • 30 Jun 2026 12:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wacana mengenai penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai protes keras dari kalangan orang tua siswa. Program yang dinilai telah membawa dampak positif bagi kesehatan dan kesetaraan sosial anak-anak di sekolah ini diharapkan terus dilanjutkan oleh pemerintah.

Seorang orang tua siswa SD Inpres 5/81 tibojong kecamatan tanete riattang timur, Kabupaten Bone, Agus mengungkapkan bahwa kehadiran MBG sangat membantu meringankan rutinitas harian orang tua dalam menyiapkan bekal sekolah. Menurutnya, program ini tidak hanya mempermudah orang tua, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang terjadwal dengan baik.

"Sejak adanya program MBG, kami tidak lagi repot menyiapkan bekal. Anak-anak pun bisa makan bergizi tepat waktu, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran anak terkena penyakit maag akibat terlambat makan," ujarnya. Selasa, 30 Juni 2026.

Lebih jauh, ia menekankan sisi kemanusiaan dari program ini, yakni terciptanya keadilan sosial di lingkungan sekolah. Sebelum adanya MBG, perbedaan jenis bekal yang dibawa siswa sering kali memicu tindakan diskriminatif atau pengucilan terhadap anak-anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi rendah.

"Dengan hadirnya MBG, kondisinya sekarang sama semua. Mau mereka memiliki kemampuan ekonomi yang bagus maupun tidak, makanan yang dinikmati sama. Ini menghilangkan perlakuan diskriminatif terhadap anak," tambahnya.

Selaku orang tua, ia berharap pemerintah tidak menghentikan program ini. Ia menegaskan dukungannya agar MBG terus berjalan demi menjaga pemenuhan gizi anak-anak di sekolah tetap terpenuhi dengan kualitas yang baik dan merata bagi seluruh siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....