Sensus Ekonomi 2026: Kabupaten Bone Terjunkan 900 Petugas
- 14 Jun 2026 18:35 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai agenda statistik terbesar di Indonesia melalui kegiatan Pencanangan dan Pelepasan Pendataan Sensus Ekonomi 2026. Acara pelepasan ratusan petugas tersebut berlangsung di Kompleks Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone pada Minggu, 14 Juni 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dengan didampingi oleh Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., Kepala BPS Kabupaten Bone H. Abdi Amin, S.E., M.M., Kasrem 141/Tp, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pelepasan ini menandai dimulainya pendataan lapangan secara door to door kepada pelaku usaha dan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bone, yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Kepala BPS Kabupaten Bone, H. Abdi Amin, mengungkapkan bahwa demi menyukseskan agenda masif ini, pihaknya menerjunkan sebanyak 900 petugas pendata. Jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Bone sebagai daerah dengan jumlah petugas sensus terbesar kedua di Sulawesi Selatan setelah Kota Makassar.
"Pendataan akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan yang komprehensif, mulai dari pemahaman substansi sensus, penggunaan aplikasi, hingga teknik wawancara untuk memastikan kualitas data yang dihasilkan," ujar Abdi Amin.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 memiliki kompleksitas tinggi karena mencakup berbagai sektor usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor krusial agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan
Dalam arahannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa sensus ekonomi bukan sekadar aktivitas pengumpulan angka, melainkan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional maupun daerah. Pendataan ini akan menjangkau seluruh skala ekonomi, mulai dari usaha mikro dan kecil (UMK) hingga sektor industri besar.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi instrumen penting dalam menyusun program pembangunan dan pemerataan ekonomi. "Sensus ekonomi adalah pendataan sekaligus pemetaan yang menjadi dasar arah kebijakan pemerintah. Kepastian data sangat ditentukan oleh para pendata yang turun langsung ke lapangan," tegas Bupati Andi Asman.
Bupati juga menggarisbawahi salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan sensus, yaitu membangun kepercayaan masyarakat di tengah kekhawatiran terkait perlindungan data pribadi. Untuk mengantisipasi kejenuhan responden terutama para pelaku usaha yang memiliki aktivitas padat.
Bupati meminta petugas untuk cerdas dalam mengatur waktu dan strategi kunjungan. Beliau memberikan beberapa poin arahan penting kepada petugas diantaranya, yakinkan masyarakat bahwa data pribadi mereka aman dan dilindungi, mengatur waktu kunjungan dengan baik agar tidak bolak-balik mendatangi responden yang sulit ditemui, serta Petugas wajib berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, kepala dusun, hingga ketua lingkungan sebelum melakukan pendataan.
"Kalau memungkinkan, mereka (aparat desa dan tokoh masyarakat) juga dapat melakukan pendampingan kepada petugas di lapangan sehingga proses pendataan berjalan lebih lancar dan sukses," tambahnya.
Lebih jauh, Bupati menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis di tengah tren pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang terus menunjukkan peningkatan. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Bone masih menghadapi tantangan sosial yang perlu mendapat perhatian serius.
"Kita masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem dan stunting. Karena itu, data yang akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan mampu mengurangi kesenjangan yang ada," pungkasnya.
Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, aparat keamanan, pemerintah desa, serta masyarakat, Kabupaten Bone menyatakan siap menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....