Kemenag dan DPPKB Bone Perkuat Program Kependudukan

  • 13 Agt 2026 07:39 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,BONE — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bone resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat program kependudukan di lingkungan pendidikan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Kantor Kemenag Bone H. Ahmad Yani dan Kepala DPPKB Bone Andi Aswat di Aula Kantor Kemenag Bone, Rabu 12 Agustus 2026.

Kolaborasi tersebut mencakup pembentukan dan pembinaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), penguatan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R), serta percepatan pelaksanaan Program Bangga Kencana atau Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana.

Kepala DPPKB Bone Andi Aswat mengapresiasi kesiapan Kemenag Bone dalam membangun kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas instansi diperlukan untuk memperkuat edukasi kependudukan dan kesehatan reproduksi bagi generasi muda.

Ia mengatakan DPPKB siap memberikan dukungan dalam pelaksanaan program di lapangan. Koordinasi antarlembaga dinilai penting agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Andi Aswat menjelaskan, DPPKB selama ini terus memberikan edukasi mengenai kependudukan dan kesehatan reproduksi, terutama kepada kelompok usia remaja. Menurutnya, pembekalan sejak usia sekolah penting agar generasi muda memiliki pengetahuan yang memadai dalam menjaga kesehatan serta mempersiapkan kehidupan dan masa depan mereka.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bone H. Ahmad Yani mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan sejumlah program prioritas Kemenag, termasuk Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUSH) yang dilaksanakan secara masif melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan. “Program BRUSH ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai kedewasaan, kesehatan reproduksi, serta pentingnya kesiapan dalam merencanakan masa depan,” tegas Ahmad Yani.

Menurutnya, sinergi dengan DPPKB akan memperkuat pembinaan remaja sehingga edukasi yang diberikan tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu membentuk perilaku positif serta kemampuan merencanakan kehidupan.

Ahmad Yani menambahkan, Kemenag Bone saat ini mengusung tagline “Kemenag Berdampak”. Komitmen tersebut menekankan agar setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Artinya, setiap program yang kita jalankan harus betul-betul menyentuh, memberi manfaat nyata, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Kemenag dan DPPKB Bone optimistis pembinaan generasi muda dapat semakin diperkuat. Program yang dijalankan diharapkan mampu mendorong lahirnya remaja yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki perencanaan masa depan yang baik.

Kolaborasi kedua instansi tersebut juga diharapkan turut mendukung penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas pembangunan kependudukan di Kabupaten Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....