IPARI Bone Latih Penyuluh Jadi Kreator Dakwah Digital

  • 07 Mei 2026 07:38 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bone menggelar Pelatihan Public Speaking dan Content Creator bagi para penyuluh agama di Aula Kantor Kementerian Agama Bone, pada 3 dan 6 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan literasi digital penyuluh agar mampu menyampaikan dakwah secara kreatif di media sosial dan platform digital.

Pelatihan yang mengusung tema “Ngomong Keren, Dakwah Makin Keren” itu diikuti perwakilan penyuluh agama dari 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Kegiatan dibagi menjadi dua zona, yakni Zona 1 yang diikuti 14 kecamatan dan Zona 2 yang melibatkan 13 kecamatan dari berbagai wilayah hingga pelosok Bone.

Ketua IPARI Bone, KM. Jumandar, S.Ag., M.Pd., mengatakan perkembangan teknologi informasi membuat penyuluh agama harus mampu beradaptasi dengan pola komunikasi masyarakat modern. Menurutnya, ruang digital harus diisi dengan pesan-pesan dakwah yang menyejukkan dan bermanfaat.

“Dunia sudah berubah. Jika kita tidak hadir di layar ponsel masyarakat dengan konten yang menarik dan menyejukkan, maka ruang tersebut akan diisi oleh konten yang tidak bermanfaat. Kami ingin penyuluh Bone menjadi influencer kebaikan,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik public speaking, penyusunan naskah pendek, hingga strategi membuat konten dakwah digital yang efektif. Narasumber utama, Dr. Muhammad Asriady, S.Hd., M.Th.I., CPSM., menekankan pentingnya kemampuan komunikasi yang persuasif agar pesan agama lebih mudah diterima masyarakat.

Menurut Muhammad Asriady, penyuluh agama saat ini tidak cukup hanya menguasai materi dakwah, tetapi juga harus memahami cara penyampaian yang sesuai dengan perkembangan zaman. Ia menyebut kemampuan berbicara dan membangun konten digital menjadi bagian penting dalam dakwah modern.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kakanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I., Plt. Kakan Kemenag Bone, H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Ag., serta Kasi Bimas Islam, Salahuddin Siata, S.Ag., MM. Dukungan itu menunjukkan bahwa penguatan kapasitas penyuluh agama menjadi prioritas dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat Bone.

Melalui pelatihan ini, para penyuluh agama diharapkan mampu menghadirkan dakwah yang lebih inspiratif, kreatif, dan mudah diterima generasi digital. Semangat perubahan tersebut diharapkan menjadikan Kabupaten Bone tidak hanya dikenal dengan sejarah dan budayanya, tetapi juga sebagai daerah yang aktif membangun dakwah digital yang positif dan menyejukkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....