Puluhan Bakal Calon Kades PAW di Bone Ikuti Uji Kompetensi

  • 04 Mei 2026 11:09 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone menggelar uji penilaian kompetensi bagi 52 bakal calon kepala desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di Gedung PKK Watampone, Senin, 4 Mei 2026. Para peserta ini berasal dari 18 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Bone.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi 1 DPRD Bone, Rismono Sarlim, serta Anggota Komisi 1 DPRD Bone, Adriani Alimuddin Page, guna memantau transparansi jalannya seleksi. Uji kompetensi ini merupakan bagian krusial dari tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) PAW 2026.

Bertujuan untuk memverifikasi bahwa setiap kandidat memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, serta kemampuan manajerial yang mumpuni sebelum melangkah ke tahap pemilihan selanjutnya. Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa sosok kepala desa terpilih nantinya memikul tanggung jawab besar yang tidak hanya terbatas pada urusan administratif.

"Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kepala desa harus benar-benar hadir dan memberikan pelayanan terbaik. Jangan hanya bekerja di balik meja, tetapi harus responsif dan turun langsung ke lapangan," tegas Bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bone, Andi Akbar S, menjelaskan bahwa regulasi membatasi jumlah calon yang bertarung di Pilkades PAW maksimal tiga orang per desa. Olehnya itu, bagi desa yang memiliki pendaftar lebih dari batas tersebut, uji kompetensi ini menjadi instrumen penyaring yang menentukan.

"Hasil penilaian kompetensi akan menentukan tiga besar calon yang berhak maju. Jika dalam proses pemilihan terjadi perolehan suara seri, maka skor tes kompetensi ini akan dijadikan pertimbangan utama sebagai penentu keputusan.

Tak berhenti pada proses seleksi, Pemkab Bone telah menyiapkan program pasca-terpilih. Para kepala desa PAW nantinya akan mendapatkan pelatihan kepemimpinan serta coaching khusus mengenai pengelolaan keuangan desa. Langkah ini diambil agar aparatur desa mampu mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel.

Dengan kombinasi seleksi yang ketat dan pelatihan yang berkelanjutan, Pemkab Bone berharap lahirnya pemimpin desa yang profesional, responsif, dan dekat dengan rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....