Sat Binmas Polres Soppeng Penyuluhan Kamtibmas Desa
- 19 Apr 2026 15:00 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, So peng — Satuan Binmas Polres Soppeng bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng menggelar penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Lalabatariaja, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sabtu 18 April 2026, malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.15 WITA itu merupakan bagian dari program KKN Tematik UNIPOL Soppeng Angkatan V Tahun 2026, Posko 14, yang berkolaborasi dengan Sat Binmas dalam memberikan edukasi kepada warga.
Penyuluhan menghadirkan Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah sebagai pemateri. Turut hadir KBO Binmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dosen pemantau, mahasiswa KKN, serta warga setempat. Dalam pemaparannya, IPTU Andri menekankan pentingnya menjaga harkamtibmas, khususnya dalam menghadapi maraknya kejahatan siber di tengah perkembangan teknologi digital.
Materi yang disampaikan meliputi pencegahan penipuan online, judi online, hingga pinjaman online ilegal yang belakangan kerap meresahkan masyarakat. Warga juga diimbau agar tidak mudah tergiur tawaran yang tidak jelas sumbernya serta selalu melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi secara daring.
Selain itu, masyarakat diminta memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan gangguan kamtibmas atau meminta kehadiran aparat kepolisian. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis melalui telepon seluler.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana memberikan apresiasi atas sinergi antara jajaran Sat Binmas dan mahasiswa KKN dalam mengedukasi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami berbagai bentuk kejahatan cyber yang saat ini marak terjadi serta mampu melakukan langkah-langkah pencegahan secara mandiri,” ujar Aditya.
Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan kalangan akademisi menjadi langkah positif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.
Sementara itu, IPTU Andri Hermansyah menegaskan bahwa penyuluhan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak menggunakan teknologi digital dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan. Jangan ragu melapor jika menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, warga Desa Lalabatariaja diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mampu menghadapi tantangan kejahatan di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....