Pertamina Pastikan Stok BBM di Bone Aman

  • 02 Apr 2026 12:27 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bone dalam kondisi aman dan terkendali, meski terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir,Pada Kamis, 4 April 2026.

Antrean dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan dengan durasi cukup panjang, seiring meningkatnya aktivitas pembelian masyarakat. Di tingkat pengecer, harga Pertalite bahkan dilaporkan naik hingga Rp13.000 sampai Rp20.000 per liter, sehingga memicu kekhawatiran warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone untuk memastikan distribusi tetap berjalan optimal.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengatakan pemerintah daerah telah menerima penjelasan langsung terkait penyebab antrean di SPBU.

“Pemerintah daerah telah mendengarkan langsung penjelasan dari Pertamina. Tidak ada pengurangan kuota BBM di Bone. Antrean yang terjadi dipicu panic buying akibat isu kenaikan harga, sehingga masyarakat melakukan pembelian berlebihan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bone untuk tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying. Stok BBM di wilayah Bone dalam kondisi aman dan terjaga,” tambahnya.

Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan stok BBM di Bone dan sekitarnya berada dalam kondisi aman serta distribusi tetap berjalan normal.

“Stok BBM untuk Kabupaten Bone dan sekitarnya dalam kondisi aman. Namun peningkatan pembelian dalam waktu bersamaan menyebabkan penyaluran di SPBU berlangsung lebih cepat dari biasanya,” jelas Ridho.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan pihaknya terus memperkuat pengawasan distribusi agar suplai sesuai kebutuhan di lapangan.

“Distribusi BBM terus berjalan dan stok dalam kondisi aman. Penting bagi seluruh pihak untuk menjaga pola konsumsi yang wajar agar distribusi tetap stabil dan tidak menimbulkan antrean berkepanjangan,” ujarnya.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar membeli BBM di lembaga penyalur resmi untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan. Jika menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran, masyarakat dapat melapor melalui Pertamina Call Center 135 sebagai saluran resmi pengaduan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....