Pertamina Imbau Warga Bone Waspadai Informasi BBM Palsu

  • 28 Agt 2026 17:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, BONE — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat Kabupaten Bone agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar melalui kanal tidak resmi terkait dugaan pembatasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Biosolar di sejumlah SPBU. Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya poster atau infografis yang mengatasnamakan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Informasi itu memuat narasi mengenai hasil rapat dan pembatasan pengisian BBM di wilayah Kabupaten Bone.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, meminta masyarakat untuk terlebih dahulu melakukan konfirmasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumbernya. “Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang mengatasnamakan Pertamina tanpa melakukan konfirmasi melalui kanal resmi,” ujar Lilik, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurutnya, setiap informasi mengenai kebijakan penyaluran BBM maupun penyesuaian layanan di SPBU akan disampaikan melalui mekanisme dan kanal resmi yang dapat dipertanggungjawabkan. Lilik menjelaskan, Pertamina saat ini terus membangun koordinasi bersama Pemerintah Daerah, Hiswana Migas, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membahas langkah-langkah dalam menjaga kelancaran pelayanan dan penyaluran BBM di Kabupaten Bone.

“Saat ini kami masih terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan setiap langkah yang diambil dapat berjalan sesuai kondisi di lapangan dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, tim Pertamina di lapangan juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas penyaluran serta kondisi pelayanan di SPBU. Setiap langkah penyesuaian penyaluran, baik untuk Biosolar maupun produk BBM lainnya, akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan koordinasi.

Dari sisi pasokan, Pertamina terus memonitor kebutuhan BBM di Kabupaten Bone. Penyesuaian pengiriman dan prioritas penyaluran dapat dilakukan apabila terjadi peningkatan kebutuhan, kepadatan, atau antrean panjang di SPBU. “Apabila terdapat peningkatan kebutuhan atau kepadatan di SPBU tertentu, Pertamina akan melakukan penyesuaian pengiriman sesuai kebutuhan dan kemampuan operasional. Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan pelayanan dan menjaga kelancaran penyaluran kepada masyarakat,” tambah Lilik.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan Tim Satgas di lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk terhadap pola transaksi dan kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian tidak sesuai ketentuan.

Pertamina pun mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, tanpa melakukan pembelian berlebihan. Penggunaan BBM subsidi juga diharapkan tetap sesuai peruntukannya agar ketersediaan dapat terjaga bagi masyarakat yang berhak.

Untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat diimbau mengakses kanal resmi Pertamina atau menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan maupun pengaduan dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....