Penurunan Stunting Bone Dipermudah Melalui Digitalisasi
- 09 Mar 2026 19:26 WIB
- Bone
RRI CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone memperkuat komitmen penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi sistem pelaporan. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Teknis Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 yang digelar di Gedung PKK Watampone, Senin, 9 Maret 2026.
Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, ini fokus pada sosialisasi penggunaan Aplikasi Web Aksi Bangda milik Kemendagri RI sebagai instrumen utama pemantauan program tahun 2026.
Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bone, menekankan pentingnya akurasi data yang diinput ke dalam sistem pusat. "Web Bangda adalah instrumen pusat untuk memantau daerah. Data yang diinput harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan karena menjadi dasar pengambilan kebijakan nasional," ujar Andi Akmal.
Ia menjelaskan bahwa proses ini melibatkan sinergi hingga tingkat akar rumput, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, hingga penyuluh Keluarga Berencana (KB) di tingkat desa dan kelurahan. Kepala Bappeda Kabupaten Bone, A. Yusuf, menambahkan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari Petunjuk Teknis (Juknis) yang diterbitkan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri pada Desember 2025.
"Kami ingin seluruh peserta memahami alur penginputan data agar pelaporan lebih sistematis, akurat, dan tepat waktu. Keberhasilan aksi konvergensi ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dalam menyediakan data yang lengkap," jelas A. Yusuf.
Upaya masif Pemkab Bone dalam beberapa tahun terakhir telah membuahkan hasil signifikan, Tahun 2023: Prevalensi stunting berada di angka 25,3%, Tahun 2024: Turun menjadi 21,9%. Tahun 2025: Kabupaten Bone berhasil meraih peringkat ketiga terbaik dalam penanganan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui penguatan sistem digital ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan untuk mencapai target nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....