Santri Yasrib Soppeng Berdakwah Selama Ramadhan
- 11 Mar 2026 17:33 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Pondok Pesantren Yasrib Soppeng kembali melaksanakan program Santri Berdakwah selama bulan suci Ramadhan. Program ini menjadi bentuk pengabdian para santri kepada masyarakat atas ilmu agama yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di pesantren.
Kepala MTs Pondok Pesantren Yasrib Soppeng, KM. Husaini, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan melatih santri agar terbiasa tampil di depan umum sekaligus menjalankan kewajiban dakwah sebagai seorang muslim. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktik bagi para santri di tengah masyarakat.
“Kegiatan dakwah ini adalah bentuk pengabdian santri kepada masyarakat atas ilmu yang telah diraih selama belajar di Pondok Pesantren Yasrib. Selain itu juga untuk melatih santri tampil di depan umum karena dakwah merupakan kewajiban setiap muslim, terlebih bagi seorang santri,” ujarnya kepada RRI.CO.ID Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, program Santri Berdakwah telah dilaksanakan sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Yasrib Soppeng dan kini menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan. Bahkan sebelum Ramadhan tiba, para santri telah mendapatkan pembekalan khusus berupa penataran muballigh dan imam tarawih selama satu pekan.
Pada tahun ini, terdapat 54 santri yang ditugaskan secara khusus untuk berdakwah selama satu bulan penuh di berbagai masjid sebagai muballigh maupun imam tarawih. Mereka juga didampingi oleh 22 pembina dan guru yang turut membimbing kegiatan tersebut.
Para santri tidak hanya berdakwah di wilayah Kabupaten Soppeng, tetapi juga di sejumlah daerah lain seperti Kabupaten Bone, Pinrang, Masamba hingga beberapa daerah di Jawa Timur. Selama berada di tengah masyarakat, para santri menjalankan berbagai aktivitas keagamaan mulai dari ceramah Ramadhan, menjadi imam shalat lima waktu dan tarawih, hingga mengajar mengaji bagi anak-anak dan masyarakat umum.
Husaini menambahkan, kehadiran para santri mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan beberapa masjid dan daerah secara khusus meminta agar santri dari Pondok Pesantren Yasrib dapat ditugaskan untuk mengisi kegiatan keagamaan selama Ramadhan. “Kami berharap program ini dapat membentuk santri yang berkarakter dan siap menjadi pejuang dakwah. Selain itu, santri juga diharapkan dapat merasakan langsung bagaimana perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan dakwah Islamiyah kepada masyarakat,” katanya.