Andi Akmal Pasluddin Tutup Safari Ramadan di Desa Tungke

  • 25 Feb 2026 04:24 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Nurul Falah Matango, Desa Tungke, Kecamatan Bengo, pada Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi titik akhir dari agenda tahunan pemerintah daerah untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat di bulan suci.

Andi Akmal hadir didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti A. Akmal, S.P., beserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bone. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh warga setempat yang memadati area masjid. Camat Bengo, Asy’ari Pratama Hadipaty, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat kecamatan.

"Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat dalam menyambut keberkahan bulan suci Ramadan," ujar Asy’ari.

Dalam pidatonya, Andi Akmal Pasluddin memaparkan sejumlah capaian strategis selama satu tahun masa pemerintahan BerAmal. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Bone berhasil menarik investasi dan bantuan keuangan dengan nilai yang fantastis, mencapai sekitar Rp6 triliun.

" Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai proyek infrastruktur dan ekonomi kunci, di antaranya, Pembangunan pabrik peternakan terpadu di Ponre, Pembangunan Pelabuhan Tonra, Pengembangan program Sekolah Rakyat, Perluasan Bandara Arung Palakka, Perbaikan infrastruktur jalan dan pembangunan jaringan irigasi," ujarnya.

Sektor pertanian Bone juga mendapat sorotan nasional. Andi Akmal menyebutkan bahwa Kabupaten Bone meraih penghargaan dari Presiden RI Prabowo Subianto sebagai penghasil beras urutan kelima nasional. "Ini merupakan bentuk perhatian Pak Presiden dan Pak Mentan, yang juga putra daerah Bone, terhadap sektor pertanian kita. Suatu kesyukuran bagi pemerintahan BerAmal yang sudah berjalan satu tahun ini," ujarnya.

Menutup rangkaian Safari Ramadan, Wakil Bupati menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wadah untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. "Kami ingin lebih dekat, mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga, serta menjaga persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," pungkas Andi Akmal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....