Lapar Picu Emosi, tapi Puasa Melatih Pengendalian diri
- 16 Mar 2025 12:10 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Rasa lapar sering kali dikaitkan dengan perubahan emosi yang lebih mudah meledak. Banyak orang menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, atau cepat marah saat perut kosong, hal ini dikenal dengan istilah hangry(gabungan dari hungry dan angry).
Diungkapkan Dr. Nursyirwan, S.Ag., M.Pd perasaan lapar saat berpuasa adalah salah satu ujian sehingga orang -orang yang berhasil mengendalikan emosinya adalah mereka yang memahami hakikat puasa itu sendiri.
"Ujian lapar itu sangat nyata bisa merusak segalanya, orang yang lapar bisa menjadi emosional, orang yang lapar bisa menjadi rakus mengambil hak orang lain dan orang lapar dapat melakukan hal-hal negatif yang merusak orang lain," ungkap dr Nursyirwan saat dikonfirmasi RRI.co.id, Minggu (16/03/2025).
Puasa mengajarkan manusia untuk tetap sabar dan tidak mudah terpancing emosi meskipun dalam keadaan lapar. Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak kesabaran, dan meningkatkan kesadaran diri terhadap sikap dan perkataannya.
Dr. Nursyirwan menambahkan agar puasa tidak hanya menjadi aktivitas menahan lapar tetapi juga sebagai latihan pengendalian diri maka jaga niat terlebih dahulu, memperbayak zikir dan doa serta mengatur pola makan saat sahur dan berbuka puasa.
"Lebih baik diam daripada mengeluarkan kata-kata yang dapat menyulut emosi, jangan mudah terpancing. Perbaiki niat puasa dan perbanyak doa dan zikir. InsyaAllah meskipun lapar kita tetap bisa menahan amarah," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....