Tokoh Pesantren Bone Serukan Toleransi di Bulan Ramadan

  • 09 Mar 2026 14:17 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Wakil Pimpinan Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone, Dr. Muhammad Asriady, M.Th.I., CPSM, mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat toleransi, empati, dan saling pengertian di tengah keberagaman. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan buka puasa bersama di Merauke, Papua Selatan.

Dalam tausiyahnya, Asriady menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah ritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial. “Mari kita belajar membedakan yang memang berbeda tanpa harus memaksakan kesamaan. Terapi spiritual di bulan Ramadan ini wajib memunculkan jiwa saling pengertian antar sesama,” ujarnya saat di hubungi rri.co.id, Pada Senin,9 Maret 2026.

Menurutnya, sikap saling memahami dan menghargai perbedaan menjadi kunci terciptanya kehidupan yang harmonis, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. "nilai toleransi tersebut juga sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Bone yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan keberagaman sosial, "tambahnya.

Asriady berharap masyarakat Bone dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan saling menghargai, sehingga perbedaan yang ada menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang damai dan harmonis. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu terbaik untuk melatih empati, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antar sesama manusia.

Kegiatan tausiyah yang berlangsung dalam suasana Ramadan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol kebersamaan serta semangat saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....