Disdag Bone Pastikan Stok LPG Aman hingga Lebaran

  • 12 Mar 2026 19:14 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone memastikan ketersediaan gas LPG bagi masyarakat tetap aman hingga perayaan Idul Fitri. Untuk menjaga stabilitas pasokan, Dinas Perdagangan Kabupaten Bone juga terus mengintensifkan pengawasan distribusi di lapangan.

Kepala Bidang Bahan Pokok Dinas Perdagangan Bone, Andi Amri mengatakan kondisi pasokan gas LPG di wilayah Bone saat ini mulai stabil setelah sebelumnya sempat dikeluhkan langka oleh masyarakat. “Kelangkaan gas elpiji sudah tertangani, sudah tidak langka lagi. Alhamdulillah,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga memastikan ketersediaan stok LPG secara nasional masih mencukupi dalam beberapa waktu ke depan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi agar distribusi LPG tetap lancar menjelang Lebaran. Salah satunya dengan membentuk tim pemantau yang rutin melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan di wilayah Bone.

“Setiap minggu kami dari Dinas Perdagangan turun langsung melakukan survei ke pangkalan-pangkalan yang ada di Bone,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pertamina di Makassar guna memastikan tambahan kuota LPG bagi Kabupaten Bone.

Andi Amri menambahkan distribusi kuota LPG nantinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing agen dan pangkalan di setiap wilayah. Berdasarkan hasil pemantauan, kebutuhan LPG di sejumlah daerah, khususnya wilayah utara Bone, cukup tinggi.

Meski demikian, ia memastikan stok LPG diperkirakan tetap mencukupi hingga Lebaran.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Tanete Riattang, Rahma (34), mengaku pasokan LPG di pangkalan dekat rumahnya mulai kembali normal. “Beberapa waktu lalu memang sempat susah didapat, tapi sekarang sudah mulai ada lagi di pangkalan dekat rumah,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah terus melakukan pengawasan agar kelangkaan tidak kembali terjadi, terutama menjelang Lebaran saat kebutuhan masyarakat meningkat.

Rekomendasi Berita