Dari Desa Passippo, Hasni Jadi Perias Pengantin Bugis

  • 06 Mar 2026 12:06 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone - Tradisi pernikahan Bugis dikenal sarat dengan nilai budaya dan prosesi adat yang sakral. Selain busana adat yang elegan, riasan pengantin juga menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari keindahan sebuah pesta pernikahan. Di balik tampilan pengantin yang memukau, terdapat peran perias yang bekerja dengan ketelitian tinggi serta kreativitas untuk menampilkan kecantikan pengantin secara maksimal.

Di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, profesi tersebut digeluti oleh Hasni, seorang perias pengantin yang berasal dari Desa Passippo. Meski memulai usahanya dari desa dengan fasilitas yang sederhana, Hasni mampu membuktikan bahwa usaha tata rias pengantin juga dapat berkembang tanpa harus berada di kota besar.

Hasni menceritakan bahwa perjalanan usahanya dimulai dari sebuah salon kecil yang dibangun secara sederhana di kampungnya. Saat itu, layanan yang diberikan hanya sebatas potong rambut dan perawatan rambut sederhana bagi warga sekitar.

“Awalnya salon kecil di kampung, bangunannya dari papan dan beratap rumbia. Di situlah saya mulai bekerja dan belajar sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa merias pengantin,” kata Hasni saat di konfirmasi rri.co.id pada Jumat,6 Maret 2026.

Seiring waktu, ia mulai tertarik mempelajari tata rias setelah diajak oleh rekannya yang lebih dulu memiliki kemampuan make-up. Dari pengalaman tersebut, Hasni belajar secara langsung bagaimana teknik merias wajah hingga akhirnya berani menerima pesanan rias pengantin.

Kini, setelah menekuni usaha tersebut selama bertahun-tahun, Hasni dikenal sebagai salah satu perias pengantin Bugis di Kabupaten Bone. Kepercayaan pelanggan yang terus berdatangan membuat usaha yang dirintis dari desa itu mampu bertahan dan berkembang hingga sekarang.

Rekomendasi Berita