Lapangan Merdeka Jadi Etalase Ketangguhan Dapur Ce-Bu
- 05 Feb 2026 21:55 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Aktivitas UMKM malam hari di Lapangan Merdeka Watampone menjadi ruang pembuktian ketangguhan pelaku usaha kuliner lokal, salah satunya Firda Yuni, Owner Dapur Ce-Bu (Cewek Bugis), yang konsisten menghadirkan produk sempol dengan konsep berbeda di tengah padatnya persaingan.
Mengelola usaha secara mandiri, Firda mengawali seluruh rangkaian produksi sejak dini hari, mulai dari belanja bahan, pengolahan adonan, hingga penyajian langsung kepada pembeli pada malam hari. Pola kerja tersebut dijalani demi menjaga kualitas rasa serta kebersihan produk.
Menurut Firda, memilih Lapangan Merdeka sebagai lokasi berjualan bukan tanpa alasan. Kawasan ini menjadi pusat pertemuan masyarakat dari berbagai wilayah dan memberi peluang besar bagi UMKM untuk dikenal lebih luas.
“Kalau rasanya cocok, pembeli biasanya datang lagi,” ujar Firda saat di konfirmasi pada kamis, 5 februari 2026.
Firda menegaskan konsistensi mutu menjadi penentu keberlanjutan usaha. Selain berjualan langsung, Firda juga aktif melakukan siaran langsung melalui media sosial.
Dari aktivitas live tersebut, kerap datang pembeli yang langsung mendatangi lapaknya, bahkan tidak sedikit dermawan yang membeli dagangannya untuk kemudian disedekahkan kepada orang lain, atau di salurkan ke panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia menilai, pengalaman tersebut memberi makna lebih pada usaha yang dijalani, tidak sebatas mencari keuntungan.
Di tengah banyaknya tenda kuliner dengan produk serupa, Firda melihat persaingan sebagai bagian alami dari dinamika UMKM. Hubungan antarpenjual justru diwarnai saling pengertian dan dukungan dalam menjaga ketertiban kawasan.
Konsistensi berdagang, penguatan kualitas produk, serta pemanfaatan media sosial menjadi strategi utama Firda menjaga eksistensi Dapur Ce-Bu. Ia berharap Lapangan Merdeka terus menjadi ruang tumbuh UMKM sekaligus penggerak ekonomi rakyat di Kabupaten Bone.