Penjualan Suzuki Bone Tumbuh, Mobil Keluarga Dominan 2026
- 08 Jan 2026 09:18 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Penjualan mobil merek Suzuki di Kabupaten Bone menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang awal 2026. Sejumlah diler resmi mencatat peningkatan minat masyarakat, khususnya pada segmen kendaraan keluarga dan niaga Ringan.
Pimpinan dealer Suzuki di Bone, A. Mirwan, SE, mengungkapkan bahwa performa penjualan didorong oleh kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan layanan. “Awal tahun ini respons pasar cukup baik, terutama untuk mobil keluarga dan kendaraan Usaha,” Ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, beberapa model menjadi tulang punggung penjualan, seperti Suzuki Fronx, Suzuki Ertiga, Suzuki XL7, serta Suzuki Carry Pick Up. Model-model tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan keluarga maupun pelaku Usaha.
Menurut Mirwan, faktor harga yang kompetitif, efisiensi bahan bakar, serta kemudahan perawatan menjadi alasan utama konsumen memilih Suzuki. “Suku cadang mudah didapat dan biaya servis terjangkau, itu yang membuat konsumen merasa Aman,” Katanya.
Permintaan dari kalangan UMKM juga masih kuat, khususnya untuk Carry Pick Up. “Kendaraan ini tangguh dan ekonomis, sehingga tetap menjadi andalan pelaku usaha kecil dalam menunjang aktivitas Distribusi,” Tambah Mirwan.
Selain faktor produk, peningkatan penjualan turut didukung program promosi yang agresif. Dealer menawarkan uang muka ringan, cicilan terjangkau, serta peningkatan layanan purna jual guna menjaga kepuasan Pelanggan.
Aktivitas promosi juga dilakukan melalui pameran dan kunjungan langsung ke kecamatan-kecamatan. Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau konsumen di wilayah pedesaan yang membutuhkan kendaraan Serbaguna.
Masyarakat Bone menilai kendaraan Suzuki cocok dengan kondisi geografis daerah, baik untuk penggunaan perkotaan maupun pedesaan. Jaringan bengkel resmi yang mudah dijangkau menjadi nilai tambah dalam keputusan Pembelian.
Dengan tren positif tersebut, pihak dealer optimistis penjualan mobil Suzuki di Bone akan terus meningkat hingga akhir 2026. “Kami yakin kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh akan menjaga kinerja penjualan tetap Stabil,” Pungkas Mirwan.