Sebanyak 372 Koperasi Desa Merah Putih Terbentuk di Bone
- 30 Mar 2026 20:54 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi Bone, Anang Azmat Aridha, S.Pi menjelaskan saat ini telah terbentuk 372 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bone. Program yang diresmikan Presiden Prabowo pada 2025 lalu itu berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“diantaranya ada 25 yang sudah berjalan usahanya, 66 yang terbangun gerainya 66 dan 1 koperasi yang sudah hampir 100 %, yaitu Koperasi Ta’," jelas Anang dalam Bincang Siang RRI, Senin, 30 Maret 2026.
Menurut Anang, KDKMP memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di tingkat Desa. Koperasi ini menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, baik dalam hal akses permodalan, peningkatan produktivitas usaha, maupun penguatan ekonomi berbasis gotong royong.
Dengan adanya koperasi, perputaran ekonomi dapat berjalan di desa itu sendiri, sehingga masyarakat mampu mengurangi ketergantungan dengan pihak luar. “KDKMP punya banyak jenis usaha yang bisa dikembangkan, diantaranya gerai sembako, LPG, Apotek, Klinik Kesehatan, alsintan, gudang logistik, dan simpan pinjam”, lanjut Anang.
Dalam memastikan keberlanjutan KDKMP, lanjut Anang, Dinas Koperasi pro aktif melakukan pendampingan melalui pembinaan rutin dan monitoring, pelatihan manajemen koperasi, fasilitas legalitas dan administrasi, serta evaluasi kinerja koperasi secara berkala. “Selain itu, pengawasan juga dilakukan agar koperasi tetap berjalan sesuai dengan prinsip dan regulasi yang berlaku, tahun lalu kami pernah mengadakan pelatihan pengurus KDKMP”, ujarnya.
Dikatakan Anang, pemerintah tidak hanya memfasilitasi pelatihan bagi pengurus koperasi, tapi juga menggerakkan pembangunan gerai. “Nantinya, apa-apa yang dibutuhkan koperasi yang telah dibangun gerainya, akan disuplai langsung oleh PT. Agrinas. Jadi, koperasi menjalankan apa yang sudah ada saja”, kata Anang.
Penyuluh Dinas Koperasi Bone, Nurhasima, S.AP mengatakan masyarakat merespon beragam kebijakan pemerintahan Prabowo tersebut. “Ada yang antusias karena dengan adanya KDKMP mereka bisa meningkatkan taraf hidup, bukan hanya mengharapkan bantuan saja dari pemerintah, tapi mereka bisa bersama-sama mengelola usaha itu”, tutur Ima.
Diakui Ima, sementara sebagian lainnya justru ingin melihat dulu sejauh mana KDKMP ini bisa berkembang. “Kalau gabung di koperasi itu, apa yang bisa saya dapatkan?, apa yang bisa saya lihat? Makanya kami dari Dinas Koperasi melakukan sosialisasi dan penyuluhan bahwa koperasi ini dibentuk memang untuk masyarakat di desa”, pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....