Bupati Beberkan UMKM di Sinjai Tembus 45 Ribu dan 226 Koperasi
- 18 Jun 2026 04:51 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, membeberkan capaian sektor koperasi, UMKM, dan ketenagakerjaan yang menjadi penopang ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sinjai. Hingga 2026, sebanyak 80 Koperasi Merah Putih telah terbentuk dan jumlah UMKM mencapai 45.199 unit usaha.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Sinjai saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Sinjai, Rabu 17 Juni 2026. Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat terus menjadi prioritas pembangunan daerah.
Bupati Ratnawati mengungkapkan, hingga tahun 2025 terdapat 226 koperasi di Kabupaten Sinjai, dengan 151 di antaranya masih aktif. Selain itu, pembentukan 80 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan menjadi bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.
Menurutnya, koperasi tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa. Keberadaan koperasi juga dinilai mampu memperluas akses usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat.
“Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang mampu memperkuat kemandirian desa, meningkatkan produktivitas usaha masyarakat, serta memperluas akses ekonomi bagi seluruh warga,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional koperasi, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga membangun 46 Gerai Koperasi Merah Putih. Dari jumlah tersebut, 16 gerai telah rampung sepenuhnya dan siap dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sektor UMKM, perkembangan usaha masyarakat juga menunjukkan tren positif. Hingga saat ini tercatat sebanyak 45.199 UMKM tersebar di berbagai sektor usaha yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja.
Sebagai bentuk dukungan terhadap legalitas usaha, hingga Triwulan II Tahun 2026 pemerintah daerah telah memfasilitasi 193 pelaku UMKM untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan daya saing dan memperluas akses pengembangan usaha.
Sementara pada sektor ketenagakerjaan, sebanyak 475 pencari kerja telah mendapatkan layanan ketenagakerjaan hingga Triwulan II Tahun 2026. Bupati menilai angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan pelayanan ketenagakerjaan.
Bupati Ratnawati mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ekonomi daerah. Meski demikian, ia mengingatkan agar jajaran pemerintah dan pelaku usaha tidak cepat berpuas diri serta terus memperkuat pelayanan dan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....