Penduduk Bogor Naik 10,88 Persen, Angkot Malah Turun 14,44 Persen
- 21 Sep 2026 14:48 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Jumlah penduduk Kota Bogor terus bertambah dalam empat tahun terakhir, tetapi jumlah angkutan kota (angkot) justru mengalami penurunan. Dilansir dari unggahan Instagram Kominfo Kota Bogor pada Senin, 22 September 2026, data 2022 hingga 2025 menunjukkan penduduk Kota Bogor meningkat 10,88 persen, sementara jumlah angkot berkurang 14,44 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, jumlah penduduk meningkat dari 1,04 juta jiwa pada 2022 menjadi 1,13 juta jiwa pada 2023. Jumlah tersebut kembali naik menjadi 1,14 juta jiwa pada 2024 dan mencapai 1,16 juta jiwa pada 2025.
Berbanding terbalik dengan pertumbuhan penduduk, jumlah armada angkot terus menyusut. Data Dinas Perhubungan melalui Open Data Kota Bogor mencatat terdapat 3.172 unit angkot pada 2022, kemudian turun menjadi 3.120 unit pada 2023, 2.836 unit pada 2024, dan 2.714 unit pada 2025.
Penurunan tersebut merupakan bagian dari penataan transportasi Kota Bogor berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2023 tentang Transportasi. Penataan dilakukan melalui rasionalisasi angkot, termasuk menarik sebagian armada dari jalan dan mengganti sebagian lainnya dengan layanan transportasi massal BisKita.
Dalam proses tersebut, sebanyak 108 angkot diganti dengan 49 armada BisKita. Sementara 203 angkot lainnya ditarik dari jalan dan tidak digantikan dengan armada baru.
Meski jumlah angkot berkurang, data penumpang menunjukkan penggunaan angkutan umum pada 2025 masih lebih tinggi dibandingkan 2022. Jumlah penumpang tercatat 23,07 juta pada 2022, meningkat menjadi 30,47 juta pada 2023, kemudian turun menjadi 27,64 juta pada 2024 dan 25,89 juta pada 2025.
Jika dibandingkan dengan 2022, jumlah penumpang pada 2025 masih mengalami kenaikan 12,23 persen. Namun, jumlah penumpang dalam dua tahun terakhir menurun, salah satunya setelah layanan BisKita sempat berhenti beroperasi pada Januari hingga Oktober 2025 akibat reorganisasi kelembagaan di tingkat pusat.
Data tersebut memperlihatkan perubahan transportasi Kota Bogor tidak hanya ditandai dengan berkurangnya jumlah angkot, tetapi juga peralihan menuju pola transportasi massal. Di tengah pertumbuhan penduduk sebesar 10,88 persen, Pemerintah Kota Bogor terus menjalankan penataan transportasi melalui implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2023.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....