APSAI Bogor Luncurkan Program 1000 Pintu untuk Lindungi Anak

  • 17 Sep 2026 20:11 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor meluncurkan Program 1000 Pintu sebagai upaya memperluas perlindungan dan pemenuhan hak anak.
  • Selain pembangunan ruang privasi, program Gembira juga terus dilaksanakan dengan menyediakan makanan bergizi seharga Rp3 ribu.

RRI.CO.ID, Bogor - Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor meluncurkan Program 1000 Pintu sebagai upaya memperluas perlindungan dan pemenuhan hak anak. Program tersebut diarahkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi anak dari keluarga prasejahtera di Kota Bogor, Kamis, 17 September 2026.

Staf Ahli Wali Kota Bogor Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Henny Nurliani mengatakan, Program 1000 Pintu tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari gerakan kolaboratif untuk membuka akses perlindungan serta pemenuhan kebutuhan anak.

“1000 pintu bermakna 1000 peluang, 1000 kepedulian, dan 1000 masa depan yang lebih aman serta lebih baik bagi anak-anak di Kota Bogor,” ujar Henny di IPB Convention Center, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Ketua APSAI Kota Bogor, Deswaty Diningsih menjelaskan, Program 1000 Pintu memiliki tiga kegiatan utama yang menyasar kebutuhan anak dan keluarga. Ketiganya mencakup penyediaan ruang privasi anak, Gerakan Bergizi Seimbang untuk Keluarga atau Gembira, serta beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi asal Kota Bogor.

Untuk penyediaan ruang privasi, APSAI membantu keluarga prasejahtera melakukan penyekatan pada bagian rumah yang memungkinkan dijadikan kamar atau ruang khusus anak. Langkah tersebut diharapkan memberikan tempat istirahat yang lebih layak tanpa menghilangkan kebutuhan ruang bersama dalam keluarga.

“Program ini menargetkan 1000 rumah tanpa dibatasi waktu. Kami membantu masyarakat prasejahtera membuat penyekatan, sehingga dapat menjadi kamar atau ruang privasi bagi anak agar lebih aman,” kata Deswaty.

Deswaty menyebut keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan sebagian keluarga belum dapat menyediakan kamar khusus bagi anak. Hingga saat ini, APSAI Kota Bogor telah menyelesaikan bantuan di enam rumah, sedangkan dua rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Selain pembangunan ruang privasi, program Gembira juga terus dilaksanakan dengan menyediakan makanan bergizi seharga Rp3 ribu. Program tersebut telah berlangsung sebanyak 49 kali dengan sasaran sekitar 200 orang setiap kegiatan dan akan memasuki pelaksanaan ke-50.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....