Kolaborasi Perumkim dan KNPI Kota Bogor Tangani Pohon Rawan hingga RTLH

  • 11 Sep 2026 22:31 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • DPD KNPI Kota Bogor menciptakan kolaborasi bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor untuk memperkuat peran pemuda dalam penataan ruang publik dan pembangunan kota.
  • Chusnul Rozaki menilai keterlibatan pemuda dapat menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang perumahan dan permukiman.

RRI.CO.ID, Bogor - DPD KNPI Kota Bogor menciptakan kolaborasi bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor untuk memperkuat peran pemuda dalam penataan ruang publik dan pembangunan kota. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari Forum Diskusi dan Silaturahmi bertajuk “Ruang Ideologi Pemuda RIP” yang digelar di Kantor DPD KNPI Kota Bogor, Jumat, 11 September 2026.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Chusnul Rozaki, menjadi narasumber dalam diskusi yang mengangkat tema kolaborasi pemuda dan pemerintah dalam penataan serta pembenahan ruang publik. Pembahasan mencakup penataan Alun-Alun Kota Bogor, revitalisasi taman kota, kolaborasi program, hingga peran pemuda dalam pembangunan.

Chusnul Rozaki menilai keterlibatan pemuda dapat menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang perumahan dan permukiman. Menurutnya, sinergi dengan KNPI dapat membuka ruang partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kota yang lebih baik.

"Kolaborasi antara pemerintah dan pemuda sangat penting karena pembangunan Kota Bogor membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda yang memiliki ide, energi, dan kepedulian terhadap lingkungannya," ujar Chusnul.

Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya, mengatakan kolaborasi dengan Disperumkim diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diwujudkan melalui program nyata. Salah satu bentuk kontribusi pemuda yang dapat dikembangkan adalah membantu pendataan persoalan lingkungan, termasuk pohon rawan tumbang, kawasan permukiman kumuh, dan rumah tidak layak huni atau RTLH.

"Kami berharap ada kolaborasi yang konkret, terutama dalam pendataan pohon rawan tumbang, keberadaan permukiman kumuh, hingga rumah tidak layak huni agar pemuda dapat ikut mengambil peran dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Rivaldo.

Menurut Rivaldo, keterlibatan pemuda dalam pendataan dapat membantu pemerintah memperoleh informasi dari lingkungan masyarakat secara lebih luas. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

Ia berharap semangat Bakti Pemuda untuk Kota Bogor dapat diwujudkan melalui kerja bersama antara KNPI dan Disperumkim Kota Bogor.

“Kami ingin bakti pemuda untuk Kota Bogor benar-benar nyata melalui kolaborasi, aksi, dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat," tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....