Api Sempat Membesar, Pemadaman Kebakaran TPAS Galuga Berlanjut
- 12 Sep 2026 08:40 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Kebakaran di lahan milik Pemerintah Kota Bogor di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terus ditangani petugas gabungan.
RRI.CO.ID, Bogor - Kebakaran di lahan milik Pemerintah Kota Bogor di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terus ditangani petugas gabungan. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung memimpin operasi pemadaman di lokasi, Jumat, 11 September 2026.
Dari lebih tujuh hektare lahan yang terdampak kebakaran, sekitar 24 persen area masih menunjukkan kepulan asap dan titik api. Sejumlah petugas tetap dikerahkan untuk melakukan pemadaman agar api tidak kembali meluas.
“Ada sekitar 24 persen lagi luasan yang masih terjadi kepulan asap dan timbulan api. Puluhan petugas masih berjibaku memadamkan api,” kata Jenal Mutaqin di lokasi.
Api sempat kembali membesar pada sore hari sehingga operasi pemadaman diperkuat, termasuk dengan pengerahan alat berat untuk membuka dan menangani tumpukan sampah yang masih menyimpan bara. Petugas kemudian melanjutkan upaya pemadaman hingga dini hari bersama unsur Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Hingga sekitar pukul 02.00 WIB, sebagian besar api dilaporkan telah berhasil dikendalikan dan hanya tersisa sejumlah titik yang masih memerlukan penanganan. Jenal Mutaqin mengatakan proses berikutnya akan difokuskan pada pendinginan untuk mencegah api muncul kembali.
“Alhamdulillah mulai padam. Dan insyaallah nanti pagi kita akan melakukan pendinginan,” ungkap Jenal Mutaqin.
Selain penanganan dari darat, pemadaman melalui udara juga dilakukan menggunakan metode water bombing oleh Lanud Atang Sendjaja (ATS). Komandan Lanud ATS, Marsma TNI Andy F. Picaulima, mengatakan sedikitnya lima sorti telah dilakukan dengan total sekitar 15 ton air dijatuhkan ke titik-titik kebakaran berdasarkan koordinat yang telah ditentukan.
“Jadi kita sudah lima kali sorti, lima kali buang. Kalau dihitung sudah 15 ton air. Namun karena lokasi pengambilan air terlalu gelap, sehingga tidak bisa terambil,” ujar Andy F. Picaulima.
Di tengah upaya pemadaman tersebut, Jenal Mutaqin bersama masyarakat juga melaksanakan Salat Istisqa usai Salat Jumat di masjid sekitar TPAS Galuga. Doa bersama itu dilakukan sebagai ikhtiar agar hujan turun dan membantu mempercepat penanganan kebakaran di area TPAS Galuga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....