Penanganan Galuga Berlanjut, Pemkot Bogor Perkuat Mitigasi

  • 19 Sep 2026 08:08 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor mengevaluasi penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga dalam Rapat Pimpinan di Balai Kota Bogor.
  • Upaya pemantauan titik panas juga diperkuat dengan penggunaan drone geothermal untuk membantu petugas menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor mengevaluasi penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga dalam Rapat Pimpinan di Balai Kota Bogor. Rapat tersebut juga membahas kesiapan menghadapi kondisi darurat serta agenda penataan dan pembangunan Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kebakaran TPAS Galuga memberikan pelajaran penting bagi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat. Menurutnya, kesiapsiagaan perlu diperkuat dengan memperhitungkan berbagai skenario dan langkah mitigasi yang dapat dilakukan sejak awal.

“Penanganan yang dilakukan tidak mudah dan ini menjadi pembelajaran bagi kita untuk menjaga kebersamaan menghadapi kondisi yang ada ke depan,” kata Dedie Rachim saat memimpin rapat di Ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat, 18 September 2026.

Ia menilai soliditas seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan lintas sektor. Dedie juga meminta aspek sarana prasarana dan tata kelola menjadi perhatian dalam mempersiapkan penanganan kondisi serupa pada masa mendatang.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Rudy Mashudi menyampaikan perkembangan penanganan kebakaran TPAS Galuga yang telah berlangsung selama 11 hari. Penanganan dilakukan melalui pemadaman, water bombing, pendinginan, serta penguraian timbunan sampah menggunakan alat berat.

Upaya pemantauan titik panas juga diperkuat dengan penggunaan drone geothermal untuk membantu petugas menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan. Rudy menyebut pemantauan dan patroli akan terus dilakukan selama 10 hari ke depan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik panas.

“Dalam 10 hari ke depan akan dilaksanakan patroli bersama, pendinginan area, serta pemantauan udara menggunakan drone,” ujar Rudy Mashudi.

Ia menambahkan, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap dilakukan untuk memastikan penanganan di kawasan TPAS Galuga berjalan secara terpadu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....