Pemadaman TPAS Galuga Berlanjut, Pemkot Bogor Usulkan Modifikasi Cuaca

  • 11 Sep 2026 10:20 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga,
  • Pemadaman udara kembali dijadwalkan dilakukan untuk menjangkau bagian-bagian area yang sulit diakses dari darat.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Penanganan dilakukan melalui jalur darat dan udara untuk mengatasi titik-titik api yang masih ditemukan di dalam tumpukan sampah, Jumat, 11 September 2026.

Petugas gabungan masih bekerja menggunakan alat berat untuk membuka timbunan sampah yang diduga menyimpan bara api. Setelah area dibuka, petugas melakukan penyemprotan air guna mencegah api kembali membesar.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pemadaman menghadapi tantangan karena api tidak selalu terlihat dari permukaan. Bara api yang berada di bagian dalam tumpukan sampah dapat muncul kembali ketika material dibongkar atau terkena tiupan angin.

"Kalau kemudian ternyata hujan alami tidak turun di wilayah Galuga, itu yang kita coba usulkan nanti, teknologi modifikasi cuaca," ujar Dedie.

Menurutnya, karakter kebakaran di TPAS Galuga membutuhkan penanganan bertahap karena sejumlah titik berada di lokasi yang sulit dijangkau. Kondisi permukaan yang berbukit dan luasnya area terdampak juga membuat proses pemadaman memerlukan banyak personel serta dukungan peralatan.

Dedie menyebut hujan dapat membantu mempercepat proses pendinginan secara menyeluruh di kawasan TPAS Galuga. Apabila dalam beberapa hari ke depan hujan tidak turun, Pemkot Bogor akan mengusulkan penerapan teknologi modifikasi cuaca sebagai salah satu langkah pendukung penanganan.

"Kalau beberapa hari ke depan belum turun hujan, kita akan usulkan untuk modifikasi cuaca supaya bisa turun hujan di sini. Karena kita khawatir areanya berbukit-bukit dan perlu penjangkauan yang luas," kata Dedie.

Selain pemadaman, Pemkot Bogor juga menyiapkan dukungan logistik bagi petugas yang masih bertugas di lokasi. Sementara itu, koordinasi Pemkot dan Pemkab Bogor bersama Lanud Atang Sendjaja terus dilakukan untuk melanjutkan pemadaman melalui udara menggunakan metode *water bombing*.

Pemadaman udara kembali dijadwalkan dilakukan untuk menjangkau bagian-bagian area yang sulit diakses dari darat. Pemerintah berharap kombinasi pembukaan timbunan menggunakan alat berat, penyemprotan air, pendinginan, dan *water bombing* dapat memastikan seluruh titik panas di TPAS Galuga benar-benar terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....